Selasa, 08 September 2026

Bakamla-Pemda Atambua Matangkan Rencana Tanam Mangrove di Perbatasan

Selasa, 03 Juli 2018 00:30 WIB
Bakamla-Pemda Atambua Matangkan Rencana Tanam Mangrove di Perbatasan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dalam upaya mematangkan rencana penanaman mangrove di perbatasan Indonesia-Timor Leste tepatnya di Desa Dilawan, Kec. Tasifeto Timur, Kota Atambua, Kabupaten Benu,  Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Laut (KH) Drs Toni Syaiful melakukan kunjungan ke Kantor Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Benu di Jalan Laksamana Yos Sudarso-Sesekoe Atambua, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (02/07/2018).
 
Dalam kunjungannya, Kolonel Toni didampingi Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono, Kepala Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang Rudi Purnomo SKom MSi, serta sejumlah Staf Humas Bakamla maupun Staf SPKKL Kupang. Pada kesempatan tersebut, Kolonel Toni memperkenalkan sekilas tentang keberadaan, fungsi, serta tugas Bakamla RI, kemudian disambung oleh Mayor Marinir Mardiono yang menyampaikan tentang  rencana kegiatan sosialiasi pelayanan publik dan penanaman mangrove di perbatasan Indonesia-Timor Leste.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Benu Dra Yohaneta Mesak MM, yang menerima langsung kedatangan rombongan Humas Bakamla dan SPKKL Kupang tersebut mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas kehadiran dan niat baik Bakamla untuk melakukan penanaman mangrove di perbatasan Indonesia-Timor Leste yang merupakan bagian dari wilayah tugasnya.
 
"Kita berharap, kegiatan ini bisa berkesinambungan, karena wilayah yang akan ditanami itu merupakan lahan yang memang perlu mendapat perhatian, kususnya dalam penanaman mangrove," ujarnya. Menurutnya, lahan tersebut sebenarnya pernah juga dilakukan penanaman mangrove namun banyak yang rusak dan tidak hidup akibat serangan babi liar dan kepiting.
 
Sementara itu Sekretaris DLH Kabupaten Benu Yasintus P Ulu Leki ST mengatakan, wilayah penanaman mangrove biasanya dibagi menjadi 3 zona, yakni zona luar, zona tengah, dan zona dalam. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia
Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu
Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira
Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali
Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan
Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten
komentar
beritaTerbaru
hit tracker