Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Adanya perampokan Indomaret di Medan Utara tepatnya Jalan Kolonel Yos Sudarso, Simpang Kantor, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan dengan menggunakan senpi yang berhasil menggasak uang sebanyak Rp 150 juta, tak membuat pihak kepolisian gentar dalam menjaga kondusifitias Kota Medan.
Hal tersebut ditegaskan Kasubdid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan."Suasana kondusif harus tetap terjaga di Kota Medan, meski adanya teror yang dilakukan oleh pelaku," tegas MP Nainggolan kepada wartawan melalui telepon seluler, Senin (09/04/2018).
Nainggolan meminta masyarakat jangan risau adanya pelaku kriminalitas yang melakukan aksi di malam hari, dengan menenteng senjata api laras panjang. Seperti yang terjadi di Indomaret, di mana para pelaku menodongkan senjata kepada seluruh karyawan yang hendak menutup toko serba ada di Medan Utara itu. Apalagi aksi nekat itu terekam CCTV.
Dalam rekaman itu memperlihatkan seorang pria mengenakan celana loreng TNI sambil menenteng satu senjata laras panjang dan menggunakan helm beraksi seorang diri.
Petugas kepolisian sendiri sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi dari karyawan yang mendapatkan todongan senjata api dilakukan oleh pelaku menggunakan celana loreng. "Saya yakin dengan adanya bukti di lapangan dan rekaman CCTV, pelaku yang nekat itu akan secepatnya dibekuk petugas gabungan Polda Sumut," jelas Nainggolan.
Nainggolan juga meninta kepada pengusaha Indomaret yang ada di Kota Medan selalu melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Sebab selama ini, satuan pengamanan (Satpam) tidak diberdayai oleh pengusaha Indomaret. "Kebanyakan perampokan terjadi tidak adanya petugas, sehingga para pelaku yang sudah memantau lokasi selalu berhasil menggasak uang dari dalam toko maupun swalayan yang banyak di Kota Medan," pungkasnya.(BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar