Selasa, 11 Agustus 2026

Wilayah Kumuh di Medan Berkorelasi dengan Kemampuan Produksi Masyarakat

Selasa, 08 Agustus 2017 23:30 WIB
Wilayah Kumuh di Medan Berkorelasi dengan Kemampuan Produksi Masyarakat
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kota Medan untuk Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh), Tondi Nasha Nasution mengatakan, luas wilayah terindikasi kumuh yang terdapat di kota Medan saat ini mencapai seluas 200,29 hektare. Jumlah ini sebut dia, berada di 42 kelurahan yang tersebar di 9 kecamatan.
 
Terkait hal tersebut, Kasatker Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP) Sumut, Syafiriel Tansier menyebutkan, program tanpa kumuh ini sangat berkorelasi dengan kemampuan produksi masyarakat. Jika produksi baik, otomatis tingkat kesejahteraan akan meningkat, yang secara otomatis akan mempengaruhi pola hidup dan budaya sehat dari masyarakat.
 
"Ini akan mendukung program 100,0,100. Sehingga terpenuhi 100% air minum, menjadi nol kan kumuh yang ada di Medan, dan memfasilitasi 100% sanitasi," ujar Tansier Tondi di sela-sela workshop Busines Development Center (BDC) Program KOTAKU, Selasa (08/08/2017). 
 
Kecamatan di Medan yang wilayahnya berkategori kumur yang terbesar berada di kawasan Medan Utara. Adapun kecamatan-kecamatan tersebut antara lain kecamatan Medan Belawan, Labuhan, Polonia, Maimun, Petisah, Sunggal, Denai, hingga Perjuangan.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Bupati Langkat Dukung Evaluasi BPKP 4ntuk Tata Kelola Anggaran Yang Transparan
Asisten III Setdako Binjai Hadiri Pembukaan PD PKPNU Angkatan I
Pj Ketua Dekranasda Tyas Fatoni Targetkan Produk UKM Sumut Mendunia
Presiden Jokowi: Peran Besar BPKP Kawal Kesinambungan Pembangunan
BPKP Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun
Pj Gubernur Sumut Sebut APIP Berperan Sukseskan Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker