Selasa, 02 Juni 2026

Mensos Kunjungi Anak Selamat dari Pembunuhan Sadis di Mabar

Sabtu, 15 April 2017 22:10 WIB
Mensos Kunjungi Anak Selamat dari Pembunuhan Sadis di Mabar
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri untuk mengunjungi Kinara, balita berusia empat tahun yang merupakan korban selamat dari pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar usai menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Sabtu (15/04/2017) malam.
 
Dalam kunjungannya itu, Khofifah sempat memberikan sejumlah mainan, sekaligus menghibur Kinara yang dirawat di kamar VIP Rindu B.Kepada wartawan, Khofifah mengatakan, perkembangan kondisi Kinara saat ini sangat bagus. Mainan yang khusus diberikan oleh Mensos kepada Kinara juga sudah dapat digerakkannya sebagaimana mestinya.
 
"Saya juga sudah sampaikan ke Direktur Adam Malik dan juga lembaga perlindungan anak, mengenai pshyco sosialnya membutuhkan apa. Di RS ini ada juga ada pendekatan medis, yang akan dijadikan referensi tindak lanjut setelah ia dirawat," terangnya.
 
Lebih lanjut, Khofifah menyebutkan, diperkirakan dalam kurun waktu 3-5 hari, Kinara sudah akan diperbolehkan pulang. Namun, ia tetap harus mendapatkan pengawasan, karena dikhawatirkan akan mengalami trauma ketika berada di rumahnya.
 
Khofifah sendiri mengaku bahwasanya anak kedua dirinya berulangkali mengingatkan ia agar dapat mengasuh apabila keluarga besar Kinara mengizinkannya​. Tetapi, Khofifah menyatakan, pengasuhan yang terbaik adalah tetap berasal dari keluarga Kinara sendiri."Yang jelas Kinara harus mendapat proses pengasuhan dan perlindungan yang baik. Tentunya pengasuhan yang baik ialah dari keluarga, dan yang lain memberikan suport," jelasnya.
 
Menurut Khofifah, peristiwa ini merupakan tindakan yang sadis. Ia merasa prihatin dengan tindak kekerasan yang menimpa Kinara beserta kedua orang tua, nenek, dan kakaknya yang tewas dibunuh.
 
Oleh karenanya, Khofifah menghimbau agar mulai dari lingkungan, keluarga dan sekolah supaya dapat membangun pola kehidupan kasih sayang. Perilaku membully harus dihindari."Membully anak hanya akan membangun karakter yang tidak produktif. Untuk itu, guru maupun keluarga juga harus pro aktif dalam mendidik anak," sebutnya.
 
Selain itu, Khofifah juga mengaku, bahwa Kinara saat ini memang belum bisa diajak ngobrol. Ia hanya mampu memberikan respon lewat matanya. Namun ia sudah bisa duduk dan terlihat ada ketertarikan kepada mainan yang diberikan.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat
Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati
Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski
Tiga Terdakwa Pembunuhan Wartawan Dituntut Hukuman Mati
LBH Medan Desak Pomdam I/BB Tetapkan Koptu HB Sebagai Tersangka
Koptu HB Tidak Hadir, Majelis Hakim Tunda Sidang Kasus Wartawan Rico Sempurna Pasaribu
komentar
beritaTerbaru
hit tracker