Jumat, 29 Mei 2026

PT Medisafe Technologies Diresmikan Menteri, Gubsu Apresiasi Pertumbuhan Industri di Sumut

Jumat, 24 Februari 2017 01:30 WIB
PT Medisafe Technologies Diresmikan Menteri, Gubsu Apresiasi Pertumbuhan Industri di Sumut
BERITASUMUT.COM/BS05
Medisafe Technologies diresmikan Menteri dan Gubsu, prosesi pengguntingan pita
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pabrik sarung tangan ke-VI milik PT Medisafe Technologies, yang berada di Jalan Batang Kuis Gang Tambak Rejo, Pasar X Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi dan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartato, Kamis (23/02/2017). 
 
Dalam sambutannya, Gubernur Sumut HT Erry Nuradi mengatakan perusahaan industry karet di Sumut tercatat sebanyak 52 unit usaha dengan tenaga kerja 18.215 orang. Perusahaan ini terdiri dari perusahaan yang bergerak di sektor hulu dan hilir dengan produk diantaranya Crumb Rubber/Sir, Ban kenderaan, Vulkanisir, Karet gelang dan produk rumah tangga seperti alas kaki atau karpet, sampai produk untuk kegunaan medis seperti sarung tangan seperti yang diproduksi PT Medisafe Technologies.
 
“Khusus untuk perusahaan sarung tangan PT Medisafe Technology pada 7 Oktober 2014 yang lalu saya telah resmikan perusahaan ini atas expansi produk dan investasi yang dilakukan. Melihat perkembangan perusahaan yang ada saat ini saya sampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada PT Medisafe,” ujar Gubsu.
 
Dikatakan Gubsu, sebagai perusahaan terbesar dan termodern di Indonesia dengan produk sarung tangan sintetis Medisafe mengekspor produksnya 70 persen pasar Amerika dan selebihnya untuk pasar Eropa dan Asia. Perkembangan yang dialami Medisafe lanjut Gubsu terlihat dari sebelumnya hanya memiliki kemampuan memproduksi dengan kapasitas 1,6 miliar sarung tangan pertahun dan dengan perluasan pabrik tahun 2014 mencapai lebih dari 2,3 miliar sarung tangan pertahun dan menguasai 10 persen pasar sarung tangan untuk kebutuhan dunia. Ditambah dari cabang pabrik lainnya di negara lain sekitar 14 miliar pertahun dengan pendapatan dari 25 juta US Dollar. Dengan expansi maka pendapatan diproyeksikan meningkat menjadi 60 juta US dollar.
 
"Produk karet sebagai bahan baku utama pabrik masih sangat potensial dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan industry. Hal ini sejalan dengan program pembangunan industry nasional, yang mengarahkan pengelolaan hilirisasi industry dengan tujuan peningkatan nilai tambah dan kebutuhan dalam negeri serta pasar orientasi eskpor sehingga mendorong peningkatan perekonomian daerah," beber Gubsu.
 
“Sehubungan itu, kami berharap expansi kedepan tidak terbatas pada produk sarung tangan, namun dapat melakukan perluasan usaha perkebunan karet bermitra dengan para petani karet untuk dapat menghasilkan nilai tambah bagi petani karet serta mengembangkan produk hilir lainnya,” ujarnya lagi. Gubsu pun berharap keberadaan PT Medisafe Technologies dapat menjadi daya tarik masuknya investor lainnya untuk berpartisipasi dalam mendorong tumbuh kembangnya perekonomian Sumatera Utara. 
 
Senada dengan Gubsu, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartato turut memberikan apresiasinya. “Saya ucapkan selamat kepada Medisafe Tecnologies. Semoga peresmian pabrik ini menjadi bagian kelanjutan dari pada ekspansi perusahaan. Kalau di Malaysia produksinya 9 milyar (pcs per tahun) dengan perusahaan yang sama, disini bisa sama dengan di Malaysia. Pak Gubernur yang kawal,” pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut
Arus Balik Lebaran, Pertamina Sumbagut Bersama Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Layanan Energi
Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur
Komisaris Pertamina Tinjau KDMP dan Penguatan Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang
Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam
Badan Legislasi DPR RI Kunjungi Kadin Sumatera Utara Bahas Penyusunan RUU Kadin
komentar
beritaTerbaru
hit tracker