Selasa, 14 Juli 2026

Terkait Isu Begal di Medan, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Pesan di Medsos

Selasa, 20 September 2016 22:15 WIB
Terkait Isu Begal di Medan, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Pesan di Medsos
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Teror lewan pesan singkat.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sejak Senin (19/09/2016) kemarin, sejumlah masyarakat kota Medan menerima pesan broadcast mengenai isu begal yang akan menebar teror balas dendam.Pesan tersebut memang cukup meresahkan warga yang harus melaksanakan aktivitas sehari-hari.
 
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas dan tidak terpengaruh dengan pesan berantai di media sosial (medsos) mengenai teror begal beraksi di Medan."Teror itu hanya kabar bohong, Polresta Medan siap mengamankan warga masyarakat dari ancaman begal," ucap Mardiaz, Selasa (20/09/2016).
 
Mantan Wadir Krimsus Polda Sumut ini mengajak agar masyarakat tetap hati-hati ketika beraktivitas di luar rumah.“Warga juga tetap harus berhati hati, jangan mengenakan perhiasaan dan bawaan yang menyolok,” pesannya.
 
Seperti diketahui, sejak Senin kemarin, isu begal cukup membuat masyarakat Kota Medan merasa takut. Dalam pesan tersebut, tertulis "Hati-hati untuk wilayah seluruh Negara Indonesia, khususnya daerah Sumatera-Utara. (kota Medan dan sekitarnya).Pihak kepolisian akan melakukan Razia besar-besaran di semua titik. Razia dilakukan dengan gabungan mulai dari Mabes, Polda, Polres hingga Polsek. 
 
Karena banyak kerabat para Pembegal atau Genk motor yang akan membalas dendam dikarenakan rekan-rekan mereka banyak yang tertangkap dan ada juga yang dibakar. Mereka berkata, “Bahwasannya kami para pembegal motor akan membalas dendam atas perlakuan masyarakat yang main bakar terhadap angota kami, bahkan akan lebih kejam dan brutal di jalanan”.
 
Mereka berjanji setiap ada pengendara sepeda motor di pagi-malam dan dini hari akan dibacok dan dicincang.Tolong sebarkan informasi ini bahwa mulai jam 10 malam besok sudah dini hari, penduduk dilarang beraktivitas keluar rumah disebabkan adanya teror balas-dendam dari komplotan pembegal dan Genk motor.
 
Tadi siang kantor Polsek dilempari kertas yang bertulisan “Nyawa harus dibayar dengan Nyawa dan kami akan bertumbuh menjadi besar "Para warga dihimbau Jangan keluar pada malam dan dini hari untuk sementara, jika Tidak ada hal-hal yang mendesak. Demikian pesan dari Humas Mabes-Polri. Bantu share yaa…demi keselamatan kawan-kawan dan keluarga kita".(BS04
 

Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap
Fariz RM Ditangkap di Bandung, Polisi Amankan Barang Bukti Sabu hingga Ganja
Setahun, Laporan Mantan Tekab Narkoba Polrestabes Medan Tak Diproses
Soal Klaim Bandar Narkoba Ngaku Setor Rp160 Juta ke Polisi di Labuhanbatu, Ini Penjelasan Polda Sumut
Tangkap Gembong Narkoba, Kapolrestabes Medan Beri Penghargaan kepada 27 Personel Berprestasi
Menkomdigi Ungkap Prabowo Minta Aturan Medsos Terkait Anak Dikebut 2 Bulan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker