Sabtu, 04 Juli 2026

Dua PNS di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Ditetapkan Tersangka Korupsi

Selasa, 06 September 2016 15:25 WIB
Dua PNS di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Ditetapkan Tersangka Korupsi
beritasumut.com/BS08
Kepala Kejari Langkat Andri Ridwan SH
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kejaksaan Negeri Langkat, akhirnya menetapkan dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat sebagai tersangka kasus korupsi dana pembangunan perpustakaan dan ruang belajar sekolah, Selasa (06/09/2016)

Keduanya ditetapkan setelah penydik Kejari Langkat melakukan penyelidikan, pemeriksaan 44 orang saksi, dan penyitaan dokumen di kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat. Kedua PNS yang ditetapkan sebagai tersangka Berinisial S dan Y keduanya menjabat sebagai Kepala Seksi Di Dinas Pendidikan Dan Pengajaran Langkat.

Kepala Kejari Langkat Andri Ridwan SH menyatakan kepada wartawan, Selasa, (6/9/2016) keduanya terbukti melakukan dugaan tindak pidana korupsi dana alokasi khusus Kabupaten Langkat tahun 2015.
 
“Mereka berdua telah terbukti melakukan dugaan tindak pidana korupsi dana alokasi khusus Kabupaten Langkat tahun 2015 dana pembangunan perpustakaan di 23 sekolah dasar dan pembangunan ruang kelas baru di 13 sekolah di Langkat, dengan potensi kerugian negara diperkirakan mencapai lebih dari dua miliar rupiah,” ujarnya.

Selanjutnya, Kejari Langkat nantinya akan segera melaukan penahanan terhadap kedua tersangka tersebut.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
Pemko Binjai Ikuti Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
Pemko Medan Ikuti Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi MCP 2025
Hukuman Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Diperberat MA Jadi 13 Tahun Penjara
Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker