Kamis, 28 Mei 2026

Pasca Kerusuhan di Tanjungbalai, Aparat Negara Minta Masyarakat Menahan Diri

Sabtu, 30 Juli 2016 19:05 WIB
Pasca Kerusuhan di Tanjungbalai, Aparat Negara Minta Masyarakat Menahan Diri
Beritasumut.com/Ist
Pasca Kerusuhan di Tanjungbalai, Aparat Negara Minta Masyarakat Menahan Diri
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pasca kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai, aparat negara di birokrasi pemerintahan meminta semua masyarakat agar menahan diri untuk kembali mengkondusifkan keamanan.

"Kita minta masyarakat agar menahan diri. Saat ini pihak keamanan sudah dan terus berupaya untuk mengendalikan keamanan semaksimal mungkin di Tanjungbalai dan daerah lainnya," ujarnya Gubernur Sumatera Utara, H Tengku Erry Nuradi kepada wartawan, usai menghadiri acara Musyawarah Masyarakat Adat Batak dan Rapat Kerja Nasional Punguan Simbolon Dohot Boruna di Parapat-Simalungun, pertengahan pekan ini.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN, Sutiyoso yang juga hadir dalam acara tersebut, menyakini kerusuhan di Tanjungbalai, Sumatera Utara tidak akan merembet ke daerah lain. "Keyakinan kita, hal ini tidak akan merembet ke daerah lain. Karena kejadian di Tanjungbalai itu sifatnya spontanitas," jelasnya.

Baca Juga:

Kepala BIN menilai kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai bukan karena ada masalah SARA, namun hanya spontanitas yang disebutkan akibat adanya protes adzan dari Masjid yang dinilai terlalu kuat oleh seorang warga Tionghoa. "Tidak merembet soal keyakinan," imbuh Sutiyoso.

Sutiyoso mengatakan, kerusuhan yang terjadi sudah bisa ditangani dengan baik. Dalam hal ini, menurutnya pihak kepolisian sudah punya pengalaman penanganan terhadap kejadian serupa yang terjadi di Papua. "Dengan pengalaman serupa yang sudah pernah terjadi di Papua, BIN yakin kerusuhan sudah bisa ditangani dengan baik," katanya.

Baca Juga:

"Masyarakat harus menahan diri karena negara kita terdiri dari beragam suku bangsa dan agama. Harus saling menghargai satu sama lainnya. Aparat juga diminta jangan lengah dan pemerintah daerah (pemda) juga harus turut membantu mengatasi konflik," ujar Sutiyoso.

Di kesempatan yang sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla justru enggan berkomentar terkait kasus yang terjadi di Tanjungbalai. "Serahkan penanganan pada polisi," katanya sesaat sebelum meningalkan lokasi acara yang berada di kawasan Pantai Bebas, Parapat.

Menanggapi kejadian ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menjelaskan pihak keamanan sudah dan terus mengendalikan situasi keamanan di Tanjungbalai setelah terjadi kerusuhan pada Jumat (29/07/2016) malam kemarin.

"Tujuh warga yang melakukan penjarahan sudah diamankan ke Mapolres Tanjungbalai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Untuk menjamin keamanan di Tanjungbalai, pihak kepolisian terus menyiagakan personel di berbagai lokasi," tandas Humas Poldasu. (BS04)

Tags
beritaTerkait
 Tiga Orang Diamankan Terkait Bentrok Warga dengan Petugas Penertiban Bangunan di Sampali
Kepemilikan Senpi ESG, Warga Pancur Batu Minta Hakim Berdiri Tegak Lurus Berikan Putusan
Warga Pancur Batu Desak Polrestabes Medan Ungkap  Mobil dan Senpi Digunakan 5 Pelaku Serang Anggota IPK
Aliansi Masyarakat Pancurbatu Apresiasi Kapolda Sumut Tangkap Godol
Miliki Senpi Jenis Pistol dan Sajam, Polrestabes Ketua Brigsus PKN Sumut Ditetapkan Tersangka
Terkait Bentrok di Pancur Batu, Edi Suranta Gurusinga  Ditangkap Polisi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker