Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
Beritasumut.com-Enam nelayan tradisional asal Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, ditangkap polisi maritim Malaysia ketika mencari ikan diperairan Indonesia dan kini dibawa ke Pulau Penang untuk menjalani hukuman.
"Ada enam nelayan tradisional kita ketika mencari ikan ditangkap polisi maritim Malaysia," kata Direktur Rumah Bahari Pangkalan Brandan Azhar Kasim, di Pangkalan Brandan, Selasa (19/07/2016)
Azhar Kasim menjelaskan diketahuinya mereka ditahan di sana setelah salah seorang memberitahukan kepada keluarga mereka dimana sekarang mereka ditahan. Penahanan itu terjadi Minggu (17/07/2016) sekitar pukul 08.00 WIB, saat mereka mencari ikan diperairan Indonesia.
Enam nelayan trdaisional yang ditangkap itu yakni Zaini (38), Zunaidi (26), Harun Siagian (33), Nasir (41), Zulfikri (37) dan Akhyar Afandi (36). Nelayan tersebut merupakan warga Gang Meriam dan Gang Aman, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.
"Mereka pergi melaut untuk mencari ikan dengan mempergunakan perahu kapal motor Reni PB 868, namun sesampainya di sana mereka ditangkap oleh polisi maritim Malaysia," katanya.
"Penangkapan ini menambah daftar panjang nelayan tradisional asal Langkat yang ditahan polisi Malaysia. Kalau tidak salah ini untuk yang kedelapan kalinya penahanan terhadap mereka selama Tahun 2016 saja," ungkapnya.
"Ini juga merupakan kejadian luar biasa yang terjadi untuk pihaknya meminta kepada pemerintah menjadikan kejadian ini sebagai program kerja agar nasib nelayan tradisional tidak menjadi objek legalitas Malaysia untuk mengklaim perairan Indonesia bagian dari wilayahnya," sambungnya.,
Untuk itu, katanya, nelayan tradisional ini perlu didorong dan diadvokasi untuk mengenal teritorial Indonesia untuk memudahkan mereka mencari ikan dilaut agar tidak seenaknya polisi maritim Malaysia mengklaim mereka masuk ke parairan negara tetangga itu.
Camat Sei Lepan Faisal Matondang menjelaskan mereka mengetahui penangkapan itu setelah salah seorang keluarga nelayan melaporkan kejadian itu kepada pihaknya, sehingga diketahuilah ada nelayan yang ditangkap Malaysia.
"Kita sudah laporkan kejadian ini kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat, agar segera diambil langkah guna penyelamatan nelayan yang sekarang semakin banyak ditahan di Malaysia," katanya.(BS08)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan bahwa tidak terdapat perubahan harga BBM di seluruh SPBU Pertamina per 1
Peristiwa