Selasa, 12 Mei 2026

120 Ton Ikan di Danau Toba Mati Mendadak, Petani Rugi Ratusan Juta

Selasa, 03 Mei 2016 14:09 WIB
120 Ton Ikan di Danau Toba Mati Mendadak, Petani Rugi Ratusan Juta
beritasumut.com/BS09
Ikan petani di Danau Toba mati mendadak.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Diduga akibat kurangnya kandungan oksigen di air, sebanyak 120 ton lebih ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) milik warga, di Bandar Purba, Kecamatan Haranggaol, Kabupaten Simalungun bermatian.

Hasudungan, salah satu petani ikan KJA, Selasa (03/05/2016)  mengatakan, kematian puluhan ribu ikan nila di dalam kerambahnya sangatlah mendadak. Hanya hitungan jam melewati malam, puluhan ribu ikan sudah mengapung kaku.
"Kita perkirakan 120 ton lebih ikan milik warga Bandar Purba ini mati mendadak. Kita menduga karena kurangnya oksigen dalam kandungan air danau toba," ujarnya.

Kejadian ini juga, terang Hasudungan, sudah dilaporkan ke Camat, Dinas Peternakan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Simalungun. "Dinas terkait sudah turun dan sudah mengambil sempel air dan ikan yang mati untuk dibawa ke laboratorium agar diperiksa, guna mengetahui penyebab matinya ikan-ikan di KJA ini," ungkapnya.

Terpisah, Camat Haranggaol Horison Jannes Saragih, mengaku belum mengetahui penyebab matinya ikan-ikan milik petani. "Belum jelas apa penyebabnya. Dinas Perikanan yang turun, juga belum bisa memastikan. Tapi ciri-cirinya  seperti kekurangan oksigen," katanya.

Dalam bencana kematian ikan ini, sedikitnya ada 10 petani keramba yang menjadi korban, dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(BS09)

Tags
KJA
beritaTerkait
Pelatihan dan Workshop Pokja PKK, Pj Ketua TP PKK Sumut Harap Tingkatkan Kualitas SDM
Buka Workshop Pokja PKK se-Sumut, Nawal Sebut Kader PKK Punya Peran Strategis
Tiga Pandangan Presiden Jokowi dalam Menjadikan Hutan Bagian Aksi Iklim Global
Gubsu Edy Rahmayadi Ingatkan Jangan Main Mata Soal Menjaga Hutan
Edy Rahmayadi Ajak Aktivis Kehutanan Bantu Permasalahan Hutan di Sumut
Pokja Sumut Gelar Diskusi Publik 3 Tahun Kepemimpinan Eramas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker