Jumat, 05 Juni 2026

Plt Gubernur Sumut Dituding Lebih Pilih Teken Bansos Ketimbang Naikkan Upah Buruh

Selasa, 15 Desember 2015 18:54 WIB
Plt Gubernur Sumut Dituding Lebih Pilih Teken Bansos Ketimbang Naikkan Upah Buruh
Istimewa
Demo buruh.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Puluhan buruh berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (15/12/2015).

Buruh memprotes tindakan Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi yang menolak untuk meneken besaran kenaikan upah lebih dari 11,5 persen.

Unjuk rasa dilakukan kelompok yang mengatasnamakan DPD Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.

"Gubernur kita ini lebih suka meneken pencairan dana bansos yang berindikasi korupsi itu daripada meneken kenaikan upah yang sudah disetujui dan direkomendasikan Wali Kota Medan," ujar Sekretaris FSPMI Willy Agus Utomo dalam orasinya.

Dia menjelaskan, Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan sudah menyetujui kenaikan UMK sebesar 25 persen. Namun, Gubernur Sumut disebutkan menolak rekomendasi upah itu.

"Alasannya, sesuai PP 78 Tahun 2015 kenaikan maksimal 11 persen. Padahal sejumlah daerah lain berani menetapkan upah di atas itu, seperti Jakarta," kata Willy.

Lebih jauh lagi, pendemo kembali mendesak agar PP 78 Tahun 2015 segera dicabut. Mereka juga mempersoalkan PHK tanpa pesangon yang terjadi di sejumlah perusahaan.

Bahkan, buruh meminta pemerintah menyelesaikan persoalan yang dihadapi 23 TKI asal Sumut yang terkatung-katung di Kuching Malaysia.

"Pulangkan mereka dan tindak PJTKI yang telah menipu mereka," ujar Willy. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Mantan Kaban Kesbangpol Sumut Eddy Sofyan Dituntut 6 Tahun Penjara
 Eddy Sopyan Bantah Miliki LSM
Gatot: Saya Keluarkan Pergub Pelaksana Kemendagri Terkait Bansos
Eddy: Dana Bansos Ada Hubungannya dengan Pilgub 2013?
Lepas Beri Kesaksian di PN Medan, Gatot Langsung Kembali ke Jakarta
Plt Gubernur Sumut Galakkan Wirid Malam Jumat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker