Kamis, 14 Mei 2026

May Day, Walikota Medan Manortor Bersama Buruh

Jumat, 01 Mei 2015 21:11 WIB
May Day, Walikota Medan Manortor Bersama Buruh
Istimewa
Walikota Medan Dzulmi Eldin manortor bersama buruh.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Walikota Medan Dzulmi Eldin manortor bersama para buruh pada perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day Tahun 2015 yang dipusatkan di Kawasan Industri  Mabar (KIM), Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Jumat (1/5/2015). 

Manortor ini sebagai ungkapan rasa bangga sekaligus penghargaan kepada seluruh buruh dan pekerja yang selama ini telah bekerja keras demi memajukan perusahaan. Apabila perusahaan maju, Kota Medan akan semakin maju ke depannya.

Selain Walikota, Kapolda Sumatera Utara diwakili Dirbinmas Kombes Pol Heri Subiasuri, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aswin Sipayung, Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja  Kota Medan S Amansyah Lubis juga ikut manortor untuk merayakan May Day. Tortor ini disaksikan seribuan buruh yang hadir mewakili 17 elemen buruh yang ada di Medan.

Diungkapkan Walikota, buruh merupakan elemen penting dalam jalannya industrialisasi yang merupakan agenda sentral dalam pembangunan sebuah negara. Meski demikian begitu banyak fakta yang menunjukkan betapa arti penting buruh bagi industrialisasi ternyata berbanding terbalik dengan tingkat kesejahteraannya.

"Untuk itulah saya dan segenap jajaran pemko Medan ke depannya akan terus memeprhatikan kesejhateraan  para buruh dan pekerja, baik dari kesehatan maupun kesejahteraannya. Insya Allah ke depannya Pemko Medan akan selalu berada pada garis yang sama dengan kelas pekerja yang merupakan pejuang pembangunan," kata Walikota.

Mantan Sekda kota Medan ini selanjutnya, mengajak semua buruh dan pekerja yang menghadiri perayaan May Day agar di masa mendatang dapat duduk bersama dan berdialog, serta bertukar informasi mengenai persoalan buruh. Artinya, tidak perlu turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi maupun tuntutannya.

"Hari ini adalah hari para buruh. Jadikan semangat May Day sebagai motivasi untuk terus berprestasi dalam bekerja ke depannya. Pemko Medan tidak akan mundur agar buruh terus makmur. Untuk itu saya mengucapkan selamat merayakan Hari Buruh Internasional. Hidup buruh, hidup pekerja," ungkap Walikota berapi-api.

Meski sederhana namun perayaan May Day yang dipusatkan di KIM berlangsung meriah. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan hening cipta yang dipimpin langsung Walikota. Setelah doa bersama,  17 elemen buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Pekerja/Serikat Buruh Seluruh Indonesia (GAPBSI) Sumatera Utara menyampaikan pernyataan sikap.

Ada 10 butir pernyataan sikap yang disampaikan Gimin dari DPC FSP LEM SPSI Kota Medan mewakili 17 elemen buruh yaitu menolak rencana penetapan upah sekalui dalam 5 tahun, menolak kenaikan harga BMM, TDL dan gas, laksanakan jaminan pensiuna bagi pekerja/buruh per-Juli 2015 dengan manfaat pensiun paling sedikit 75 persen dari upah terakhir dan iurannya ditanggung sepenuhnya oleh pengusaha.

Selain itu menolak diberlakukannya Permenhub  No 60 Tahun 2014 dan Permenhub No 53 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan  tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan, hapuskan sistem kerja kontrak, harian lepas dan outsourching, perbaiki kualitas pelayanan jaminan kesehatan bagi pekerja/buruh, hentikan pemberangusan serikat pekerja/serikat buruh, jamin ketersediaan pasokan gas dan listrik bagi industri dan masyarakat, buat segera perda tentang ketenagakerjaan serta wujudkan pembangunan rumah untuk pekerja/buruh.

Usai pernyataan sikap itu dibacakan, masing-masing perwakilan dari 17 elemen buruh ini menyerahkan pernyataan sikap mereka kepada Walikota, Dandim 0201/BS , Dirbinmas Polda Sumut dan Kapolres Pelabuhan Belawan. Para buruh berharap pernyataan sikap itu dapat terwujud sehingga nasib dan kesejahteraan buruh ke depannya lebih baik lagi.

Perayaan May Day ini seyogiyanya akan dihadiri sekitar 5.000 buruh. Berhubung adanya keterbasan, hanya seribuan buruh yang hadir. Selain silaturahmi antar sesama buruh dan hiburan musik, acara juga diisi dengan pembagian sejumlah hadiah menarik yang telah disediakan melalui lucky draw.

Sementara itu berdasarkan pantauan, Jalan Yos Sudarso pada perayaan May Day ini tampak lengang. Padahal biasanya cukup padat karena dipenuhi kendaraan bermotor. Pabrik-pabrik yang ada juga tampak tutup dan tidak melakukan aktifitas kerja guna memberikan kesempatan kepada para pekerjanya untuk merayakan May Day. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Ikut Demo di Walikota, 21 Siswa Sekolah Diamankan Polresta Medan
Lapangan Merdeka Medan Alami Transformasi Fungsi Ruang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker