KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Beritasumut.com-Secara empirik dalam beberapa dasawarsa terakhir Lapangan Merdeka cenderung melangami transformasi fungsi ruang. Ini merupakan fenomena yang cukup wajar terjadi pada kota metropolitan, di mana ada sebuah fungsi baru yang berusaha menginvasi fungsi utamanya. Kondisi seperti ini terjadi di beberapa kota besar di Indonesia lainnya.
“Meski demikian fungsi Lapangan merdeka secara keseluruhan masih orisinil dan tetap menjadi alun-alun yang terbuka bagi publik maupun masyarakat Kota Medan,” ujar Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi di acara simposium bertajuk 'Rebutan Identitas Lapangan Merdeka' di Medan Club Jalan Kartini Medan, Jumat (20/05/2016).
Eldin mengungkapkan, muncul gagasan untuk lebih melengkapi berbagai kebutuhan akomodasi masyarakat di Lapangan Merdeka. Gagasan ini tentunya tidak bertentangan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Perda Tata Ruang Kota, dimana disebutkan sebagai ruang terbuka publik, Lapangan Merdeka diperbolehkan secara terbatas penyediaan fungsi-fungsi tertentu seperti fasilitas yang juga berfungsi mendukung aktifitas masyarakat di Lapangan Merdeka.
“Pemikiran inilah yang sebenarnya melandasi berkembangnya fungsi Lapangan Merdeka hingga saat ini. Meski demikian sangat mungkin dilakukan penataan kembali dengan tetap memperhatikan fungsi utamanya, termasuk fungsi pendukungnya, sehingga kawasan Lapangan Merdeka yang memiliki catatan sejarah terpelihara dengan baik serta tetap difungsikan dan dilindungi sebagaimana mestinya,” paparnya.
Dijelaskan Eldin lagi, Lapangan Merdeka sudah ada sejak tahun 1880. Pada masa itu Lapangan Merdeka dikembangkan menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan, serta diyakini sebagai embrio berkembangnya Kota Medan menjadi kota jasa, perdagangan maupun keuangan sampai sekarang ini.
Simposium ini digelar komunitas forum Merdeka. Shohibul Anshor selaku coordinator Forum Merdeka mengatakan, forum ini digelar dalam rangka untuk menyamakan persepektif masyarakat terhadap Lapangan Merdeka Medan. Sebab, selama ini ada perbedaan persepktif terhadap lapangan bersejarah tersebut.
“Satu sisi ada masyarakat yang setuju dengan kondisi Lapangan Merdeka saat ini, sementara itusatu sisi lagi ada masyarakat yang sangat tidak setuju mengapa lapangan bersejarah dijadikan tempat bisnis. Untuk itulah memalui simposium ini akan menghasilkan rekomendasi dan rekomendasi itu akan kita serahkan kepada Pak Wali Kota untuk menjadi bahan masukan dalam penataan ke depan,” jelas Shohibul.(BS02)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi