Jumat, 25 September 2026

Caleg Terpilih DPRD Madina Dinikahkan Warga Secara Paksa

Rabu, 23 Juli 2014 16:55 WIB
Caleg Terpilih DPRD Madina Dinikahkan Warga Secara Paksa
Ali Sahbana caleg terpilih DPRD Madina dari PAN saat dinikahkan dengan teman wanitanya di Desa Hutagodang Muda. (M Saima Putra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Ketahuan membawa perempuan di dalam mobil, caleg terpilih DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Sahbana Hasibuan dipaksa menikah oleh warga Desa Hutagodang Muda, Selasa (22/7/2014) dinihari.

Informasi yang diperoleh, Rabu (23/7/2014) menyebutkan, hal itu dilakukan sebagai bentuk kemarahan warga sekaligus meminta pertanggungjawaban Ali Sahbana karena telah membawa gadis di bawah umur berinisial LM (17).

Ali Sahbana diamankan warga bersama Ali Sangkot Efendi teman sekampung Ali Sahbana di Desa Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Madina.

Ali Sangkot juga dinikahkan dini hari itu itu dengan seorang janda yang sedang menyusui berinisial DL yang merupakan teman LM saat kejadian.

Ali Sahbana sendiri sudah mempunyai istri dan anak yang tinggal di Desa Mompang.

Saat kedua pasangan tersebut dinikahkan, ratusan masyarakat mengerumuni rumah salah seorang warga Desa Hutagodang Muda yang di dalam rumah itu sudah ada Ali Sahbana dan temannya Ali Sangkot bersama dua wanita yang diduga mereka kencani.

Turut bersama warga kepala desa beserta aparat desa dan tokoh masyarakat. Tak seorangpun diizinkan masuk ke dalam rumah permanen itu dan hanya bisa melihat dari jendela kaca rumah.

Ali Sahbana yang ditetapkan KPU Madina sebagai Anggota DPRD Madina terpilih dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil 5 itu saat kejadian memakai kemeja putih terlihat pucat pasi merasa malu.

Selain diadili di dalam rumah, di sekeliling dan di semua penjuru rumah itu sudah ada ratusan masyarakat menunggu. Mimik yang sama juga terlihat dari LM, wanita yang kabarnya putus sekolah dan masih berusia 17 tahun tertunduk malu dan hanya bisa menangis. Sementara DL yang disebut-sebut sebagai janda itu ternyata memiliki bayi dan sedang menyusui.

Roil, seorang warga setempat mengatakan kejadian ini berawal dari kecelakaan lalu lintas. Saat itu mobil Nissan X-Trail BK 1990 BR yang dikemudikan Ali Sahbana menabrak seorang anak bernama Amir.

Melihat kejadian itu masyarakat lalu mengejar pelaku. Kemudian Sahbana keluar dari mobil dan langsung lari ke rumah salah seorang warga dan berhasil akhirnya diamankan.

Selanjutnya masyarakat yang sudah emosi itu melihat di dalam mobil ada dua orang wanita. Setelah dipaksa keluar dari mobil, dua wanita itu ternyata warga desa itu juga.

"Awalnya mereka menabrak anak-anak yang naik kereta (sepeda motor), melihat kejadian itu warga langsung mengejar. Awalnya pelaku masih berusaha lari, akhirnya dia keluar dari mobil dan lari ke dalam rumah warga. Disitulah dia selamat. Karena warga melihat di dalam mobil ada perempuan makanya dipaksa keluar, dan dimintai pertanggungjawaban," sebutnya.

Tami, warga lain menyebutkan, yang menyulut emosi masyarakat adalah karena ini bulan puasa, ditambah warga tahu Ali Sahbana merupakan salah seorang caleg.

"Itu yang membuat warga emosi. Menurut warga, mobil ini sudah sering lewat belakangan ini dari desa kami, rupanya inilah kejadiannya," ucapnya.

Selain Tami, warga lain juga menerangkan, Senin (21/7/2014) sore sebelum kejadian ada sejumlah warga yang melihat mobil itu menjemput LM dan DL. Ternyata Ali Sahbana menjemput kedua wanita tersebut untuk dibawa ke Sidojadi, makan malam bersama.

Kepala Desa Hutagodang Muda Zulkarnen SH yang dikonfirmasi membenarkan ada dua orang warganya yang ditangkap di dalam mobil Sahbana, yaitu LM dan DL.

Zulkarnen juga membenarkan bahwa pihaknya bersama tokoh masyarakat sudah menikahkan kedua pasangan itu. "Mereka sudah dinikahkan atas tuntutan keluarga si perempuan," pungkas Kades. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Kalapas Panyabungan Benarkan Caleg Terpilih DPRD Madina Ali Makmur Nasution Sedang Ditahan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker