Selasa, 01 September 2026

Keluarga Minta Penganiaya Taruna STIP Jakarta Dihukum Seumur Hidup

Minggu, 27 April 2014 12:22 WIB
Keluarga Minta Penganiaya Taruna STIP Jakarta Dihukum Seumur Hidup
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pasca pemakaman Dimas Dikita Handoko (19) taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta tadi malam, rumah duka di Jalan Cibadak/Jawa Gang IX, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan masih menggelar doa untuk almarhum Dimas, Ahad (27/4/2014). Doa dilakukan oleh rekan kerja ayah Dimas. 

Keluarga berencana akan melakukan penuntutan secara hukum atas penganiayaan yang dilakukan terhadap Dimas. Keluarga juga menilai ancaman hukuman 9 tahun terlalu ringan bagi pelaku.
 
“Hari ini kami masih menggelar acara doa dilakukan oleh rekan kerja ayah Dimas. Kalau keputusan keluarga sudah ada, kami akan melakukan upaya hukum agar Kampus STIP bertanggung jawab, agar tidak ada lagi kekerasan dan memakan korban lain. Kami tidak terima, ancaman hukuman 5-9 tahun itu terlalu ringan,” ujar Nina Tante Dimas dikediamannya, Ahad (27/4/2014).

Pihak keluarga telah memutuskan akan melakukan upaya hukum atas peristiwa yang dialami Dimas. keluarga akan menuntut pihak kampus supaya bertanggung jawab mengusut hingga tidak ada lagi kasus kekerasan  penganiayaan kepada mahasiswa lain. Selain tuntutan secara hukum pihak keluarga juga menilai ketujuh pelaku harus dihukum berat seumur hidup.

Rencananya, Senin (28/4/2014) keluarga akan berangkat ke Jakarta untuk bertemu sanak saudara mereka yang bekerja di bidang hukum. Mereka akan berkonsultasi soal tuntutan yang akan mereka. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Tiga Orang Pelaku Pengeroyokan Karyawan Warkop Ditangkap Polisi
Laporan Kasus Penganiayaan di Polsek Medan Baru Jalan di Tempat, Penyidik : Secepatnya Dituntaskan
Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan
Polisi Ekshumasi Jenazah Ardiansyah di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang
TMII Usut Dugaan Sekuriti Keroyok Pedagang Asongan Masuk Tak Bayar Tiket
Penganiayaan Anak-Anak di Tembung, Dua Orang Meninggal, Satu Kritis
komentar
beritaTerbaru
hit tracker