Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Baca Juga:
Dijelaskannya, selain pelatihan penanggulangan bencana yang diikuti sebanyak 50 orang masyarakat yang berada di Desa Perkebunan Bukit Lawang, dibentuk juga Komunitas Desa Siaga Bencana. "Akhir Desember lalu kita sudah melaksanakan pelatihan mulai dari P3K, pembentukan dapur umum hingga water rescue," jelasnya.
Untuk penyediaan alat tanggap darurat, acara dilanjutkan dengan serah terima alat bantuan program. Camat Bahorok, Robby Deritawa Sitepu memberikan apresiasinya kepada PLN.
Baca Juga:
"Tentu saya ingin berterimakasih kepada PLN dan mengapresiasi program yang telah diinisiasinya. Ini bisa jadi langkah awal, untuk meningkatkan kolaborasi masyarakat Desa termasuk pemerintahannya dengan PLN. Saya berharap program ini nanti bisa berkelanjutan dan Desa ini bisa menjadi basis bagi desa lainnya untuk belajar," katanya.
Budi Syahputra, selaku Kepala Perwakilan Laznas BMM Sumut, mengatakan kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian PLN UID melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Kami sebagai mitra pelaksana program TJSL diunjuk untuk bisa menjadi mitra PLN dalam menginisiasi program-program yang bisa berdampak dan berkelanjutan. Menyikapi kebencanaan yang terjadi di Sumut kita mencoba menginisiasi komunitas yang memiliki bekal tanggap kebencanaan. Kita berharap ini juga kita bisa duplikasi di banyak titik," tambah Budi.
Tags
beritaTerkait
komentar