Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maru
Peristiwa
beritasumut.com - Sebuah video memperlihatkan aksi demo para siswa SMKN di Depok viral di sosial media. Aksi itu dilakukan karena mereka terancam tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Tingkat Berprestasi (SNBP).
Dari video yang beredar di sosial media, para siswa terlihat berkumpul di tengah lapangan. Tampak ada guru yang berusaha menjelaskan kepada mereka. Di tengah guyuran hujan, para siswa bersorak sembari membawa spanduk bertulisan 'Perjuangkan SNBP'
Kepala Sekolah SMK N 1 Depok, Lusi Triana, membenarkan adanya aksi demonstrasi dari para siswa. Dia mengatakan hal tersebut bermula dari siswa yang memenuhi syarat untuk melakukan tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), tapi tidak bisa masuk ke dalam seleksi tersebut.
"Jadi sebetulnya ini bermula dari SNMPTN. Jadi kami memang untuk anak-anak yang eligible, untuk anak-anak yang eligible (memenuhi syarat) ternyata mereka tidak bisa masuk ke dalam seleksi tersebut," kata Lusi kepada wartawan, Jumat (7/2/2025).
Lusi menjelaskan hal itu dipicu keterlambatan operator sekolah dalam memasukkan data siswa ke sistem. Dia enggan menjelaskan lebih rinci terkait permasalahan yang dialami pihak sekolah.
"Langsung ke kendalanya aja ya. Jadi kendalanya itu karena keterlambatan sih sebetulnya. Jadi operator kami terlambat dalam memasukkan data ke sistem tersebut. Kurang lebih seperti itu. Kalau untuk teknisnya (kendalanya) sih, nanti bisa disampaikan oleh yang bersangkutan," jelasnya.
Menurut Lusi, kesalahan itu sudah dijelaskan kepada wali murid. Dia juga meminta maaf adanya keterlambatan input data siswa.
"Yang jelas dari sekolah pun sudah menjelaskan kepada wali murid dan meminta maaf atas keterlambatan tersebut," ucapnya.
[br] Dia menjelaskan ada 137 siswa yang terdampak akibat keterlambatan input data. Pihak sekolah memberi solusi untuk terus mengupayakan proses siswa masuk SNMPTN bisa berlanjut.
"137 siswa (terdampak). (Solusi) Yang pertama kami tetap mengupayakan agar proses siswa untuk masuk ke SNMPTN itu bisa berlanjut. Dan kami juga tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan kami juga sudah mendapatkan beberapa jawaban," tuturnya.
"Tetapi pada prinsipnya sampai saat ini kami masih melihat beberapa kemungkinan untuk siswa-siswi kita bisa masuk ke dalam SNMPTN tersebut," tambahnya.(dtc)
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maru
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch
Peristiwa
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Dr. Akhm
Peristiwa
beritasumut.com Teknologi rumah pintar berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Medan semakin banyak. PT LG Ele
Tekno
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita