Senin, 15 Juni 2026

Kelompok Usaha Ikan Sale Tradisional Akui Manfaat Inovasi Alat Smart Strongbox Smoked dan Pemasaran Digital di Desa Bintang Meriah

Kolaborasi Dosen UMN Al-Washliyah dan UNIMED
Kamis, 08 Agustus 2024 17:26 WIB
Kelompok Usaha Ikan Sale Tradisional Akui Manfaat Inovasi Alat Smart Strongbox Smoked dan Pemasaran Digital di Desa Bintang Meriah
BERITASUMUT.COM/BS02
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Para pelaku usaha Ikan Sale atau Ikan Asap Tradisional di Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara akhirnya punya solusi baru untuk menaikkan kualitas produk hingga strategi pemasarannya. Pasalnya, baru-baru ini Kelompok Usaha Ikan Asap tersebut menerima kedatangan Tim Dosen dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah yang berkolaborasi dengan Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Kedatangan Tim Dosen yang diketuai oleh Dr. Khairiah, M.Si. (UMN Al-Washliyah), beranggotakan Joko Suharianto, S.Pd., M.Si. (UNIMED), Ardhansyah Putra Harahap, S.Pd., M.Si., serta dua mahasiswa (Hajar Mawaddah dan Ghefira Nurfatimah) ini untuk membantu para pelaku usaha melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

Dr. Khairiah, M.Si., sebagai Ketua Tim Dosen menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir atas dasar senangnya pada ikan sale sebagai makanan khas kampung halaman. Rasa senang ini melahirkan ide dan kepedulian tim untuk menjaga kelestarian makanan khas daerah khususnya suku Mandailing ini. "Karena itu, Program Kemitraan Masyarakat ini bertemakan 'Pemberdayaan kelompok Usaha Ikan Asap Tradisional Melalui Inovasi Alat Instalasi Pengasapan dan Digitalisasi Marketing di Desa Bintang Meriah'. Kegiatan ini diikuti sekitar 15 orang masyarakat pelaku usaha ikan lele asap sekitar, masyarakat terlihat sangat senang dan antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PKM ini," ungkapnya, Kamis (08/08/2024).

Baca Juga:

Dia menuturkan, kegiatan yang sudah berlangsung pada Kamis (25/07/2024) lalu, dihadiri Kepala Humas dan UMN Channel yakni Nazriani Lubis, M.Hum., Sekretaris Lembaga Pengabdian dan Inovasi Masyarakat UMN, Asnarni Lubis, M.Pd., dan Kaprodi Pendidikan Fisika UMN, Lia Afriyanti Nasution, M.Pd. "PKM ini bertujuan untuk membantu mitra dalam menginovasi alat produksi ikan lele asap yang sebelumnya tradisional menjadi lebih modern lagi dengan mengusung konsep Smart Strongbox Smoked. Konsep ini muncul setelah pada kunjungan awal tim dosen melihat proses pembakaran ikan yang masih tradisional," tuturnya.

Khairiah mengatakan, timnya sudah melihat beberapa kekurangan dari aspek produksi tradisional, yakni panas dari hasil pembakaran tidak terdistribusi merata ke seluruh ikan, karena ikan ditumpuk diatas pengapian dan tidak ada penutup khusus di atasnya. Mitra menutup ikan asap itu dengan kain. Selanjutnya, lokasi usaha mitra cukup rendah, dan rentan dengan becek atau genangan air. Oleh karena itu, tim menganalisis dan berinisiatif untuk memberikan sentuhan inovatif yang lebih efektif dan efisien yakni alat Smart Strongbox Smoked.

Baca Juga:

[br] "Smart Strongbox Smoked ini dianggap efektif karena terinspirasi dari konsep Oven Pemakaran Kue, dengan menggunakan ruang berbahan plat besi sehingga mampu menghantarkan panas yang terdistribusi lebih merata. Smart Strongbox Smoked ini terdiri dari penggabungan dua lemari besi jadi satu dengan jarak bakar antara kayu bakar dengan ikan asap setinggi 1 meter, dengan 4 baris lapis panggangan ikan dengan luas lebar 70 cm dan panjang 90 cm, sehingga total ukuran Smart Strongbox Smoked ini adalah panjang 140 cm dan lebar 90 cm," lanjutnya.

Dia mengaku, di ujung alat Smart Strongbox Smoked telah diberi corong untuk pembuangan asap berlebih. "Selain efektif, alat ini juga ternyata efisien dari segi penggunaan kayu bakar dan waktu. Karena panasnya cepat terdistribusi merata, dan sifat besi pengantarkan panas dengan baik, maka penggunaan kayu bakar jadi lebih minimal dan akhirnya ikan sale lebih cepat matang," jelas Khairiah.

Selain dari aspek produksi, aspek pemasaran dan keuangan juga perlu mendapat perhatian khusus. Narasumber Dosen UNIMED, Joko Suharianto, M.Si, memaparkan pentingnya desain kemasan, branding produk dalam bentuk merk, dan konsep pemasaran digital untuk meningkatkan peluang dan pangsa pasar dengan harapan dapat meningkatkan volume penjualan. "Hasil diskusi dengan Mitra, Bapak Muslim Nasution (59 tahun) sepakat untuk melabeli produk ini dengan nama Sayur Matinggi. Sayur Matinggi merupakan salah satu Kecamatan di kampung halaman mitra di Kabupaten Tapanuli Selatan. Desain kemasan jual dibuat lebih menarik, higienis dan tahan lama menggunakan alat vacuum seal. Tak sampai disitu, mitra juga dilakukan pendampingan pengelolaan akun toko online di aplikasi marketplace Shopee," ungkapnya.

Joko berharap, mitra mampu meningkatkan produksi dan volume penjualan ikan lele asap baik pemasaran konvensional dan juga melalui pemasaran online yang pada akhirnya sejalan dengan meningkatnya kesejahteraan mitra. Sedangkan pada aspek keuangan dengan narasumber Ardhansyah Putra Harahap, M.Si., memaparkan pentingnya konsep money management pada pelaku UMKM. Pemisahan antara keuangan rumah tangga dengan keuangan usaha mutlak, salah satunya bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi money manager. Money Manager adalah aplikasi untuk mencatat pengeluaran keuangan dan aktivitas pendapatan yang bisa diterapkan di pelaku usaha.

Tim Dosen juga mengucapkan terima kasih kepada UMN Al Wsshliyah dan Universitas Negeri Medan atas dukungannya, dan ucapan terima kasih DRTPM atas bantuan pendanaannya.

Muslim Nasution sebagai mitra binaan, menuturkan rasa terima kasihnya atas pelatihan, bantuan dan pendampingan dari tim dosen. "Alat Smart Strongbox Smoked ini benar-benar bekerja dengan baik, bahkan lebih baik dari cara pembakaran tradisional sebelumnya. Banyak perubahan pemikiran dan konsep penjualan yang kami rasakan. Kami berterimakasih atas kepedulian dan ketulusan Tim Dosen yang memberikan bantuan serta pendampingan secara gratis. Semoga kami bisa bekerja lebih produktif lagi dan volume penjualan ikan lele asap makin meningkat," harapnya. (BS02)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara
Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan
Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan
UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
komentar
beritaTerbaru
hit tracker