Jumat, 17 April 2026

Gelar Pertama RI di BAMTC, Semoga Jadi Pemantik Bangkitnya Bulutangkis

Rabu, 19 Februari 2025 06:00 WIB
Gelar Pertama RI di BAMTC, Semoga Jadi Pemantik Bangkitnya Bulutangkis
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

"Selamat ya, ini kado pertama untuk kepengurusan baru. Ini awal langkah yang baik untuk kepengurusan baru karena ini kan event yang cukup bergengsi di tingkat Asia. Ini kejuaraan kontinental yang sebetulnya menjadi ajang kualifikasi untuk tampil di Piala Sudirman pada April nanti. Ini sudah lima kali tidak pernah juara, kali ini juara, Yang lebih istimewa lagi kita menampilkan pemain-pemain muda. Sebetulnya bukan cuma kita saja yang tampil dengan pemain lapis kedua, artinya yang diturunkan negara-negara lain termasuk China 100 persen pemain lapis kedua," kata Daryadi, Selasa (18/2/2025).

"Ini boleh dibilang ajang yang menjadi titik awal bangkitnya bulutangkis kita. Memang dalam kurun dua tahun terakhir prestasi kita memprihatinkan lah, artinya minim banget gelar-gelar yang kita dapat di turnamen-turnamen tertinggi," kata dia menambahkan.

Baca Juga:

Deretan pemain muda di tim BAMTC Indonesia membuat Cucun optimistis. Dia pun mempunyai harapan tinggi pada pemain-pemain muda yang muncul.

"Indonesia punya banyak rising star. Saya yakin, para atlet-atlet muda kita akan membuat bulutangkis Indonesia semakin bersinar. Mereka kebanggaan kita bersama," kata Cucun.

Baca Juga:

"Kini saatnya Indonesia kembali menunjukkan taringnya di ajang bulutangkis dunia. Dengan dukungan seluruh rakyat Indonesia, tim Indonesia akan membawa keberhasilan besar dan semakin mengharumkan nama negara," kata dia menambahkan.

Soal hal itu, Daryadi mengingatkan agar publik bulutangkis Indonesia agar bisa bersabar. Setidaknya, para atlet muda Indonesia ini membutuhkan waktu sedikitnya dua tahun untuk bisa lebih matang.

"Yang cukup rawan ini di tunggal putra, setelah Jojo dan Ginting gap kita kejauhan. Kita tidak mempunyai pemain kelahiran 2000-2001. Itu seumuran dengan Lakshya Sen, Kunlavut, Kodai. Dulu kita mempunyai pemain yang menjanjikan, tapi semuanya lewat. Satu generasi ini hilang semua," kata Daryadi.

"Kini kita langsung meloncat ke Alwi kelahiran 2005, Ubed 2007, loncatnya satu generasi. Jadi memang dari situ saya memperkirakan kita harus siap menerima kenyataan kalau dalam dua-tiga tahun lagi kita harus sabar menunggu, mudah-mudahan lebih cepat."

"Kita bukan mengabaikan Ginting atau Jojo, kita sudah hampir 10 tahun, dari mereka kita sudah lama banget, kita perlu percepatan. Mudah-mudahan ditangani pelatih selevel Mulyo Handoyo prosesnya bisa lebih dipercepat. Syarat menjadi juara itu ada tiga anaknya mempunyai bakat hebat sudah dimiliki Alwi modal juara dunia, ditangani pelatih hebat seperti Mulyo yang mempunyai reputasi banyak di dalam negeri bersama Taufik menjadi juara Olimpiade Athena, dia juga mengantarkan Loh Kean Yew di Singapura menjadi juara dunia. Di India juga sukses, di mana dia melatih selalu sukses. Mudah-mudahan nih kita mempunyai bahan bagus ada Alwi, Ubed, Saud, dengan usia yang masih muda prosesnya bisa lebih cepat lagi," kata dia menambahkan.(dtc)

Tags
beritaTerkait
Hasil Undian Piala Sudirman 2025: Indonesia Segrup Denmark!
Ambisi Rehan/Gloria Kejar Kemenangan di Orleans Masters 2025
PBSI Turunkan 19 Wakil di Kejuaraan Asia 2025
Rehan/Gloria Lolos ke Final German Open 2025
Hasil German Open 2025: Alwi Dikalahkan Axelsen, 2 Ganda Campuran Lolos
Tunggal Putri Juga Jadi Andalan PBSI di All England 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker