Senin, 20 April 2026

Jantung Bocor Bawaaan Bisa Diketahui Melalui Deteksi Dini

Kamis, 23 Februari 2023 21:00 WIB
 Jantung Bocor Bawaaan Bisa Diketahui Melalui Deteksi Dini
beritasumut.com/ilustrasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Jantung bocor bawaan pada anak dapat diketahui dengan melakukan deteksi dini. Dokter Spesialis Anak Konsultan Kardiologi dr Rizky Adriansyah, M.Ked (Ped), Sp.A(K), mengatakan, hal itu terjadi baik pada saat bayi masih berada dalam kandungan maupun ketika sudah dilahirkan.

Dia menjelaskan, deteksi dini saat anak masih dalam kandungan dilakukan melalui USG dan juga saat anak mengikuti imunisasi.

"Saat anak imunisasi, orang tua perlu mengingatkan dokternya agar melakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak, termasuk pemeriksaan kesehatan organ dalam dengan alat yang biasa kita gunakan dalam melakukan pemeriksaan seperti stetoskop. Dengan alat ini dapat didengar suara jantung anak dengan suara bising jantung khusus," ungkapnya, Kamis (23/02/2023).

Lebih lanjut Rizky yang juga Ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumut tersebut menjelaskan, deteksi dini sangat penting baik bagi ibu maupun dokter yang menangani untuk memutuskan kapan mau dilakukan tindakan. Meski, sambungnya, sesuai dari namanya dapat diperkirakan jika penyakit jantung bawaan ini telah dialami sejak dalam kandungan.

"Proses anak alami jantung bocor itu sudah terjadi dalam kandungan, namun tidak semua kasus dapat diketahui sejak dalam kandungan, karena yang dapat diketahui itu kasus jantung bawaan dengan kompleks atau rumit melalui USG," ujarnya.

Apalagi, terang dia, sejauh ini tidak semua dokter kandungan konsen dengan identifikasi itu. Karena biasanya harus belajar lagi khusus mempelajari janin di dalam kandungan.

Selain itu, penyebab jantung bocor juga sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun kebanyakan terjadi pada bayi dari ibu yang tidak mengkonsumsi asam folat, ibu yang tidak diimunisasi vaksin rubela dan ibu yang mengkonsumsi obat -obatan yang membuat janinnya terganggu.

"Untuk gejala jantung bocor sendiri sangat bervariasi. Kalau berat gejalanya biru. Birunya itu terjadi di mulut dan lidah dan ujung jari. Kemudian sesak nafas, berat badan sulit naik. Kemudian suara jantung bising. Ada berat badan yang tidak naik, padahal orang tua sudah memberikan makanan yang cukup, nah ini perlu di screening," jelasnya.

[br] Rizky menuturkan, kapan gejalanya muncul juga bervariasi, ada yang birunya itu muncul bukan diawal tapi pada usia tiga bulan dan variasi gejala lainnya. Untuk pengobatannya, ada yang perlu langsung dilakukan tindakan dan ada yang ditunda sampai berat badan serta usia tertentu tidak dilakukan tindakan apapun.

"Harus operasi dan non operasi. Ada dengan kateter (selang halus sampai ke jantung) keberhasilannya cukup tinggi di atas 80 persen," ucapnya.

Untuk itu dia menghimbau kepada masyarakat agar tidak terjadi 4T, yakni terlambat disadari, terlambat didiagnosis, terlambat dirujuk dan terlambat diobati.

"Kita berharap jangan sampai terlambat. Segera ke dokter, sehingga dokter tidak terlambat mendiagnosisnya," pungkasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
RSUD dr Djasamen Saragih Disiapkan jadi Pusat Layanan Stroke dan Jantung di Kota Pematangsiantar
Kasus Sakit Jantung Sumut Capai 2.657, Didominasi Usia Produktif
Pembiayaan Penyakit Jantung Terus Bertambah, Dinkes Sosialisasikan Pencegahan
Cegah Penyakit Jantung di Tempat Kerja, YKI Sumut Sosialisasi dan Edukasi Pekerja di Kantor DPRD Deliserdang
RSJPDHK Laksanakan Pembinaan Akselerasi Kardiovaskular di RSUPHAM, Tingkatkan Pelayanan Pasien Penyakit Jantung
RS Adam Malik Inovasikan Tindakan Ablasi 3D untuk Pasien Penyakit Jantung
komentar
beritaTerbaru
hit tracker