Senin, 20 April 2026

Pembiayaan Penyakit Jantung Terus Bertambah, Dinkes Sosialisasikan Pencegahan

Kamis, 28 September 2023 18:00 WIB
Pembiayaan Penyakit Jantung Terus Bertambah, Dinkes Sosialisasikan Pencegahan
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan, penyakit kardiovaskular (Cardiovascular Disease) adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Karenanya diperkirakan setiap tahunnya 17,3 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular.

Di Indonesia sendiri, sebut dia, penyakit jantung juga masih menjadi penyebab utama kematian. Untuk pengobatan penyakit jantung juga tidak murah, bahkan penyakit jantung ini menjadi beban biaya kesehatan terbesar di Indonesia.

"Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2022 pembiayaan kesehatan terbesar adalah untuk penyakit jantung yakni sebesar Rp12,144 triliun yang cenderung naik dibandingkan tahun lalu yakni sebesar Rp8,671 triliun," katanya saat menghadiri peringatan Hari Jantung Sedunia 2023 di Halaman Biro Rektor USU, Kamis (28/09/2023).

Menurut Alwi, penyakit jantung atau kardiovaskular memang masih menjadi berita buruk karena merupakan pembunuh nomor satu. Namun, berita baiknya, penyakit ini sangat mungkin untuk bisa dicegah

Ada beberapa faktor risiko penyakit kardiovaskular yang dapat dimodifikasi dan harus diperhatikan untuk mencegah penyakit kardiovaskular, seperti kurang berolahraga, merokok, mengkonsumsi alcohol dan pola diet yang buruk.

World Heart Day atau Hari Jantung Sedunia sendiri merupakan kampanye di bidang Kesehatan jantung terbesar yang diselenggarakan secara global oleh lebih dari 90 negara.

"Hari Jantung Sedunia 2023 diperingati pada 29 September. Hari Jantung Sedunia tahun ini mengangkat tema 'Use Heart Know Heart'," kata Alwi.

Alwi menjelaskan Use Heart berarti berpikir secara berbeda dalam membuat keputusan, bertindak secara berani, dan membantu orang lain. Sedangkan Know Heart, bermakna tahu dan kenali akan kondisi jantung diri sendiri.

Dia mengakui peringatan hari jantung sedunia merupakan pengingat bagi seluruh orang di seluruh dunia untuk akan pentingnya memelihara kesehatan jantung.

"Dari sini kita belajar bagaimana untuk mulai mencintai akan kesehatan jantung diri sendiri dan mulai sadar untuk melindunginya dari ancaman penyakit-penyakit kardiovaskular," ujarnya.

[br] Untuk itu, Alwi menambahkan, pengetahuan akan kesehatan jantung, faktor-faktor resiko penyebab penyakit jantung serta langkah-langkah dini sebagai upaya pencegahan penyakit jantung perlu sejak dini ditanamkan dalam diri agar ke depannya dapat secara lebih lagi menjaga kondisi jantung kita," tuturnya.

"Hari jantung sedunia tahun 2023 ini menjadi kesempatan bagi semua orang untuk sadar akan cara terbaik untuk menggunakan jantungnya masing-masing dan tahu bagaimana mengenali tanda-tanda kelainan yang ada. Mari mulai kenali diri sendiri dengan 'meraba nadi sendiri' sebagai langkah dini mendeteksi kelainan irama jantung yang dapat menyebabkan komplikasi stroke, gagal jantung hingga kematian," pungkasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
RSUD dr Djasamen Saragih Disiapkan jadi Pusat Layanan Stroke dan Jantung di Kota Pematangsiantar
Kasus Sakit Jantung Sumut Capai 2.657, Didominasi Usia Produktif
Cegah Penyakit Jantung di Tempat Kerja, YKI Sumut Sosialisasi dan Edukasi Pekerja di Kantor DPRD Deliserdang
 Jantung Bocor Bawaaan Bisa Diketahui Melalui Deteksi Dini
RSJPDHK Laksanakan Pembinaan Akselerasi Kardiovaskular di RSUPHAM, Tingkatkan Pelayanan Pasien Penyakit Jantung
RS Adam Malik Inovasikan Tindakan Ablasi 3D untuk Pasien Penyakit Jantung
komentar
beritaTerbaru
hit tracker