Selasa, 08 September 2026

Sejumlah Daerah Kekosangan Stok Obat Malaria, Termasuk Sumut

Senin, 26 September 2022 21:00 WIB
Sejumlah Daerah Kekosangan Stok Obat Malaria, Termasuk Sumut
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengakui saat ini sedang terjadi kekosongan obat malaria. Hal ini disebabkan, lantaran dropping pasokan dari pusat yang tidak ada.

"Bukan hanya dialami Sumut, tetapi juga untuk sejumlah Provinsi lain se-Indonesia, karena difokuskan dikirim Kemenkes RI ke wilayah endemis tinggi seperti Papua, Papua Barat dan NTT," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sumut, drg Ismail Lubis, Senin (26/09/2022).

Ismail menjelaskan, untuk langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Provinsi Sumut melakukan pemberian KINA sebagai pilihan kedua atau lini kedua dengan dosis yang sudah ditetapkan Kemenkes RI.

Di sisi lain, Ismail mengaku, sebanyak 21 Kabupaten/Kota dari 33 wilayah di Sumut sudah menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kemenkes RI, yakni Medan, Binjai, Tebingtinggi, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Tanjungbalai, Sibolga, Deliserdang, Serdangbedagai, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Samosir, Toba, Humbahas, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Paluta dan Labusel.

Sedangkan untuk wilayah endemis rendah (API < 1 per 1.000 penduduk dalam satu tahun = Annual Parasite Incidence = Angka Kesakitan per 1.000 penduduk berisiko dalam satu tahun) yaitu Labuhan Batu, Langkat, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan dan Gunung Sitoli.

"Endemis Sedang (API 1-5 per 1.000 penduduk), yaitu Asahan, Batubara dan Labura," terangnya.

[br] Ismail juga menyampaikan, untuk upaya yang dilakukan dalam hal malaria yakni penguatan surveilans yang baik antara lain pelaporan sismal, SDM terlatih dan dukungan sarana prasarana, penyelidikan epidemiologi 1 2 5, pemberian kelambu berinsektisida, advokasi stakeholder dan lintas sektor terkait.

Kemudian, re-sosialisasi dan re-edukasi kepada masyarakat tentang promotif dan preventif terkait penyakit malaria, penyemprotan dinding rumah, membuat Surat Edaran ke 33 Kabupaten/Kota Se-Sumut untuk mendukung percepatan Eliminasi Malaria.

"Di samping itu membentuk Pokja Malaria Provinsi Sumut dan melaksanakan pelatihan petugas analis laboratorium dalam rangka peningkatan kapasitas petugas," tandasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Kolaborasi PT Hutama Karya dan Pemkab Langkat: Kick-Off Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
BPS: Kemiskinan di Sumut Turun Sepuluh Kali Lipat
Target Dinas Kesehatan, Sumut UHC 100% Paling Lama 2026
Ketua Komisi VIII DPR RI Beri Apresiasi Berkat Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Sumut
Percepat Penanganan Kemiskinan, Pj Gubernur Luncurkan Gerakan Kesetiakawanan Sosial Serentak se-Sumut
Pj Gubernur Tegaskan Komitmen Pemprov Sumut Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem
komentar
beritaTerbaru
hit tracker