Minggu, 19 April 2026

Orang dengan Gangguan Jiwa Banyak Berkeliaran di Jalanan Kota Medan, Ini Ternyata Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 21:00 WIB
Orang dengan Gangguan Jiwa Banyak Berkeliaran di Jalanan Kota Medan, Ini Ternyata Penyebabnya
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) banyak terlihat berkeliaran di jalanan Kota Medan. Bagi masyarakat, keberadaan mereka dinilai cukup meresahkan bahkan dianggap mengganggu estetika kota.

Dokter spesialis kejiwaan dari Universitas Sumatera Utara (USU), dr Vita Camelia, MKed, SpKJ, mengatakan, ada beberapa faktor yang mungkinan menyebabkan ODGJ berkeliaran atau mengembara. Pertama, ujar dia, karena ada gejala ODGJ yang bisa membuatnya pergi dari rumah karena pengobatannya terlantar, sebab dia terlalu jauh pergi. "Gejala penyakit ODGJ ini juga ingatannya bisa jelek sehingga bisa lupa dan nggak tahu pulang," ungkap dokter yang juga psikiater dari RSUP Haji Adam Malik ini kepada wartawan, Minggu (16/01/2022).

Kedua, lanjut Vita, iakah pengawasan keluarga yang kurang, sehingga ODGJ pergi dari rumah. "Untuk itu pengawasan keluarga dalam memberikan obat supaya diminum teratur. Kemudian, pantau gejala penyakit dan mengawasi ODGJ dan mendukung pengobatannya juga penting," jelasnya.

Baca Juga:

Baca Juga : Anak Kerap Bergantung pada Gadget, Begini Kata Psikolog Menyikapinya

Vita menegaskan, kalau minum obat teratur, maka ODGJ sebetulnya bisa membaik. Gejala gangguan jiwa akan menghilang dan mereka bisa mandiri, aktif bahkan produktif. Namun di lapangan, sambungnya, masih ada keluarga yang abai terhadap pengobatan dan kepatuhan berobat ODGJ. Alhasil, ini yang menyebabkan ODGJ mengembara di jalanan. "Banyak faktor yaitu kepatuhan minum obat pasien, kadang pasien bosan minum obat, merasa sudah membaik dan menghentikan obat, serta keluarga kurang mendukung pengobatan. Misal lalai membawa pasien jadwal kontrol ulang, kurang mengawasi keteraturan pasien minum obat," terangnya.

Baca Juga:

Sementara itu, ketika ditanya, apakah obat untuk ODGJ mahal, sehingga keluarga banyak yang menghentikan minum obatnya? Vita menyebutkan bahwa dengan adanya BPJS Kesehatan, ODGJ seharusnya sudah bisa terbantu untuk obat-obatan. "Makanya terpenting memang perlu terus menerus edukasi keluarga tentang ODGJ, pengobatan dan kepatuhan berobatnya," pungkasnya. (BS06)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Tertibkan PPKS
Kampanye P3LP, Langkah Penting untuk Meningkatkan Kesehatan Jiwa Generasi Muda Kota Medan
Plt Walikota Ingin Program Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Terbentuk di 21 Kecamatan
Pusat Psikologi TNI Fasilitator Pelatihan Nasional Pertolongan Psikologi Awal
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Pemko Medan dan HIMPSI Sumut Lakukan MoU
Empat Besar Kasus Gangguan Jiwa Tertinggi, Sumut Dorong Gerakan Eliminasi Disabilitas Intelektual
komentar
beritaTerbaru
hit tracker