SSB Tunas Muda Medan Borong Juara II dan Juara III Al Academy Cup
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
Beritasumut.com - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) banyak terlihat berkeliaran di jalanan Kota Medan. Bagi masyarakat, keberadaan mereka dinilai cukup meresahkan bahkan dianggap mengganggu estetika kota.
Dokter spesialis kejiwaan dari Universitas Sumatera Utara (USU), dr Vita Camelia, MKed, SpKJ, mengatakan, ada beberapa faktor yang mungkinan menyebabkan ODGJ berkeliaran atau mengembara. Pertama, ujar dia, karena ada gejala ODGJ yang bisa membuatnya pergi dari rumah karena pengobatannya terlantar, sebab dia terlalu jauh pergi. "Gejala penyakit ODGJ ini juga ingatannya bisa jelek sehingga bisa lupa dan nggak tahu pulang," ungkap dokter yang juga psikiater dari RSUP Haji Adam Malik ini kepada wartawan, Minggu (16/01/2022).
Kedua, lanjut Vita, iakah pengawasan keluarga yang kurang, sehingga ODGJ pergi dari rumah. "Untuk itu pengawasan keluarga dalam memberikan obat supaya diminum teratur. Kemudian, pantau gejala penyakit dan mengawasi ODGJ dan mendukung pengobatannya juga penting," jelasnya.
Baca Juga:
Baca Juga : Anak Kerap Bergantung pada Gadget, Begini Kata Psikolog Menyikapinya
Vita menegaskan, kalau minum obat teratur, maka ODGJ sebetulnya bisa membaik. Gejala gangguan jiwa akan menghilang dan mereka bisa mandiri, aktif bahkan produktif. Namun di lapangan, sambungnya, masih ada keluarga yang abai terhadap pengobatan dan kepatuhan berobat ODGJ. Alhasil, ini yang menyebabkan ODGJ mengembara di jalanan. "Banyak faktor yaitu kepatuhan minum obat pasien, kadang pasien bosan minum obat, merasa sudah membaik dan menghentikan obat, serta keluarga kurang mendukung pengobatan. Misal lalai membawa pasien jadwal kontrol ulang, kurang mengawasi keteraturan pasien minum obat," terangnya.
Baca Juga:
Sementara itu, ketika ditanya, apakah obat untuk ODGJ mahal, sehingga keluarga banyak yang menghentikan minum obatnya? Vita menyebutkan bahwa dengan adanya BPJS Kesehatan, ODGJ seharusnya sudah bisa terbantu untuk obat-obatan. "Makanya terpenting memang perlu terus menerus edukasi keluarga tentang ODGJ, pengobatan dan kepatuhan berobatnya," pungkasnya. (BS06)
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com Hari Santri Nasional (HSN) yang sejatinya menjadi momentum sakral dan perayaan atas dedikasi kaum santri, justru diubah men
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2
Olahraga
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi empat bulan di KEK untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas penempatan kerja.
Pendidikan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap praktik judi online (judol) dengan website depobo
Peristiwa
beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera U
Peristiwa