Sambut Waisak, Umat Buddha Tebar Eco Enzyme di Sungai dan Danau di Sumatera Utara
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut
Beritasumut.com-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) Agustama Apt, meminta kepada seluruh kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Sumut untuk terus melakukan penelusuran adanya dugaan vaksin palsu di layanan kesehatan.
“Kita sudah meminta kepada mereka (kepala dinas kesehatan kabupaten/kota untuk menelusuri vaksin palsu ini seperti di puskesmas, klinik, dan rumah sakit swasta. Sejauh ini, belum ada temuan,” ujarnya, Rabu (20/07/2016).
Untuk rumah sakit pemerintah, dirinya menjamin, tidak akan menggunakan vaksin palsu tersebut. Hal ini dikarenakan sudah adanya jalur resmi dari Bio Farma.
“Vaksin wajib itu kita sudah tahu seperti DPT, Polio, BCG, dan hepatistis B, ini dijamin tidak palsu, karena sumbernya satu, Bio Farma. Kalau vaksin yang tidak wajib itulah yang sedang ditelusuri, vaksin tidak wajib itu seperti Hepatitis A, Influenza. Sumber resmi distributor vaksin di Medan ini ada tiga,” jelasnya.
Selain itu Agustama juga mengaku telah memanggil staf farmasi dan bersamanya mengecek ke sarana pelayanan swasta untuk melihat faktur.
"Dari faktur inilah nanti akan ketahuan, kalau belanja mereka resmi pasti tidak palsu. Mulai kemarin, Selasa (19/7) mereka ditugaskan untuk menelusuri faktur mulai Januari hingga sekarang,” ujarnya.
Sampai saat ini, mereka belum tahu ada sarana kesehatan di kabupaten/kota yang sudah kedapatan menggunakan vaksin palsu tersebut. "Lagipula jika terbukti menggunakan vaksin palsu itu sudah kewenangan polisi," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan, Ali Bata Harahap melalui Kepala Seksi Penyelidikan BBPOM Medan, Ramses Dolok Saribu menuturkan, untuk mencari kebenaran adanya penggunaan vaksin palsu di Sumut, pihaknya terus melakukan upaya penelusuran di sejumlah sarana pelayanan kesehatan.
“Sudah 52 sarana kesehatan yang kita telusuri. Hasilnya, belum ada ditemukan yang menggunakan vaksin palsu,” ungkap Ramses.
Adapun 52 sarana kesehatan itu, Ramses menerangkan, tersebar di beberapa kabupaten/kota. Antara lain, Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Kisaran, Tanjung Balai, Pematang Siantar dan Simalungun.(BS07)
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut
Lippo Karawaci menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen dan Indra Yuwana sebagai Presiden Direktur dalam RUPST 2026.
Ekonomi
beritasumut.com Sidang perdana perkara pembatalan perdamaian (homologasi) yang diajukan oleh 34 mantan karyawan terhadap PT Tor Ganda di Pe
Peristiwa
PT Dua Rimba Medtech Indonesia resmikan fasilitas di Cikarang untuk dorong manufaktur alat kesehatan lokal dan solusi perawatan luka modern.
Kesehatan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan