Selasa, 26 Mei 2026

Wujudkan IKM Go Global, Kemenperin Dukung Prorgam Aku Siap Ekspor

Minggu, 10 Oktober 2021 20:00 WIB
Wujudkan IKM Go Global, Kemenperin Dukung Prorgam Aku Siap Ekspor
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Peranan ekspor sebagai salah satu sumber utama penerimaan devisa negara menjadi sangat penting dalam menunjang kelangsungan pembangunan perekonomian nasional. Kinerja ekspor Indonesia sampaiakhir Agustus tahun 2021 mencatatkan nilai surplus sebesar USD12,86 miliar.

Dalam rangka meningkatkan ekspor produk home decoration dan furnitur ke pasar Internasional, khususnya untuk memperkuat kapasitas ekspor yang kompetitif bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah serta Industri Kecil dan Industri Menengah (UKM/IKM),Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersinergi dengan para pemangku kepentingan terkait, yang meliputi Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonom Kreatif, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), serta Yayasan Business & Export Development Organization.

Baca Juga : Tips Aman Berbelanja Online

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang program Aku Siap Ekspor. PKS ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor NasionalKementerian Perdagangan, Sekretaris Jenderal Kemenperin, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia, serta Ketua Yayasan Business & Export Development Organization.

“Kolaborasi enam institusi ini dalam rangka memberikan peningkatan kapasitas berupa pelatihan dan pendampingan, serta pembukaan akses pasar kepada pelaku UKM/IKM yang bergerak di sektor home decoration, dengan jumlah peserta yang telah terkurasi sebanyak 114 IKM,” kata Sekjen Kemenperin, Dody Widodo dilansir dari laman kemenperin, Minggu (10/10/2021).

[br] Dody mengatakan, Kemenperin mengapresiasi upaya dari semua pihak yang terlibat dalam kerja sama ini dengan harapan untuk meningkatkan ekspor pelaku IKM guna mendukung upaya pemulihan ekonomi basional. “Karena banyak pelaku IKM kita yang sudah mampu menghasilkan produk yang berdaya saing di kancah global. Hal ini yang perlu terus kita pacu,” ujarnya.

Program Aku Siap Ekspor meliputi kegiatanworkshop, webinar, pendampingan, diskusi, dan pameran yang berlangsung sampai 31 Desember 2022. Paratenaga pelatih dan pendamping berasal dari pemangku kepentingan yang terlibat agar para pelaku usaha mempunyai pengetahuan dan wawasan serta kesiapan untuk dapat memasuki pasar ekspor.

“Program Aku Siap Ekspor dipayungi oleh Perjanjian Kerja Sama yang substansinya telah dibahas dan disepakati oleh seluruh pihak,” tutur Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita.

Kemenperin memiliki peran dan kewajiban antara lain mendukung penyelenggaraan kegiatan workshop, pelatihan, seminar serta pendampingan untuk perusahaan terpilih pada Program Aku Siap Ekspor, serta mendukung promosi sektor home decoration dan furnitur pada agenda promosi dan pemasaran Kemenperin di pasar internasional.“Diharapkan Program Aku Siap Ekspor khususnya pada pelaku IKM produk home decoration dan furniture, dapat memperkuat kapasitas Indonesia dalam perdagangan Internasional sehingga dapat meningkatkan ekspor nasional,” pungkas Reni.(BS09)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses
Serap Aspirasi Pengusaha Ekspor, KADIN Sumut Gelar Coffee Morning Bersama Perusahaan Eksportir
Presiden Prabowo Bahas Respons Ekonomi Global dan Kebijakan Tarif bersama Jajaran Kabinet
544 Perusahaan Pengolahan Ikan Tembus Pasar Ekspor ke China
Gubenur Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Rata-Rata Sumut 6,08% Tahun 2029
komentar
beritaTerbaru
hit tracker