Jumat, 21 Agustus 2026
Hadiri Pelepasan Ekspor Sarang Burung Walet

Hadiri Pelepasan Ekspor Sarang Burung Walet, Wakil Menteri Perdagangan RI Bangga UMKM Sumut Tembus Pasar Ekspor

Sabtu, 07 November 2020 13:41 WIB
Hadiri Pelepasan Ekspor Sarang Burung Walet, Wakil Menteri Perdagangan RI Bangga UMKM Sumut Tembus Pasar Ekspor
beritasumut.com/BS06
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan Republik Indonesia, Dr Jerry Sambuaga, bersama Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengapresiasi produk UMKM di Sumut ke kancah Internasional. Wamen mengaku bangga Produk UMKM lokal dari Sumut berkualitas dan bermutu dan menjadi kebanggaan untuk masyarakat Indonesia dan luar negeri.

Dalam mendukung itu, Wamen bersama Gubsu dan pemerintah daerah turut langsung dalam pelepasan produk UMKM yang sudah dikemas di kontainer dan mobil boks untuk dikirim ke luar negeri.

Acara pelepasan juga disaksikan Kepala BI Provinsi Suamtera Utara, Wiwiek Sisto Widayat, Kadis Perindag Kabupaten Deli Serdang, Kepala Beacukai, Kepala Balai Karantina, Deli Serdang, Kepala PT Pos, dan pejabat lainnya di kantor dan tempat produksi Sarang Burung Walet di Komplek MMTC, Desa Medan Estate, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (07/11/2020) siang.

Produk UMKM tersebut merupakan hasil karya dan asli produk Sumatera Utara berupa, sarang burung walet yang dikelola, Lusiana pimpinan PT Ori Ginalnest Indonesia yang memproduksi sarang burung walet, serta pelepasan produk singkong dari PT Alpha Gemilang Sejahtera.

Dimana, PT Ori Ginalnest Indonesia yang beralamat di Komplek MMTC, Desa Medan Estate mengekspor produk sarang burung walet ke Negara China, Eropa, USA, Australia, Taiwan dan Singapura. Sedangkan PT Alpha Gemilang Sejahtera yang memproduksi produk beberbasis Singkong diekspor ke Negara Korea Selatan.

Dihadapan Wamen, Gubsu dan pejabat lainnya yang hadir, Pujiana Sianturi mengatakan, Indonesia memeiliki sarang burung walet terbesar di dunia. Meski hampir seluruh penjuru terkena imbas wabah corona, namun tak begitu berimbas untuk pelaku UMKM yang dikelolanya."Kabar baiknya ekspor burung walet kami semakin meningkat, terutama ke negara China. Walet ini komodiatas ekspor unggulan di Indinesia," kata dia.

Dalam hal ini, ia juga berharap kepada pemerintah, agar kegiatan usahanya didukung. Sebab, UMKM tersebut juga sebaga sarana promosi produk asli Indonesia ke kancah Internasional. "Kita juga mempromosikan sarang burung walet produk lokas Sumatera Utara ke luar negeri. Masih banyak yang perlu kita perhatikan dalam membenahi ini lebih baik lagi. Untuk itu, kami sangat butuh support pemerintah. Kita punya impian untuk meningkatkan kualitas sarang burung walet dan terus membina UMKM baru sarang burung walet, dan lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua UMKM Sumut Ujiana Sianturi, menyebutkan, ekspor singkong juga telah dilakukan, sehingga meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di Sumut, khususnya Kota Medan. "Produk singkong juga mengangkat derajat UMKM di Sumut. Kita Ingin UMKM Sumut naik kelas dan bisa bersaing dengan daerah dan negara lain. Produk lokal dari Sumut juga bermutu dan berkualitas," ujarnya.(BS06)


Tags
beritaTerkait
Serap Aspirasi Pengusaha Ekspor, KADIN Sumut Gelar Coffee Morning Bersama Perusahaan Eksportir
544 Perusahaan Pengolahan Ikan Tembus Pasar Ekspor ke China
Mendag dan Mendes PDT Targetkan Ribuan Desa Ekspor
Sebanyak 22.000 Produk UMKM Ekspor Perdana ke Filipina
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Prabowo Wajibkan Simpan 100% Devisa Hasil Ekspor SDA di Dalam Negeri
komentar
beritaTerbaru
hit tracker