Minggu, 02 Agustus 2026

Pemerintah Siapkan Stimulus Perkuat Industri Baja Nasional, Antara lain Mendorong Percepatan Infrastruktur

Kamis, 01 Oktober 2020 16:30 WIB
Pemerintah Siapkan Stimulus Perkuat Industri Baja Nasional, Antara lain Mendorong Percepatan Infrastruktur
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Percepatan infrastruktur menjadi salah satu stimulus untuk memperkuat industri baja nasional. Mengingat, hal ini akan memperluas pasar dan meningkatkan serapan hasil industri baja nasional.

Hal ini dikatakan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemperin), Taufiek Bawazier, dalam webinar Infrastructure Connect Digital Series dengan tema "Strategi Memperkuat Industri Baja Nasional dalam Percepatan Pengembangan Infrastruktur", Kamis (01/10/2020).

"Dari segi indusri baja sendiri, harus ada inovasi. Inovasi jadi bagian kunci keberlangsungan baja kita. Kemudian, pemerintah, baik pusat, daerah, BUMN harus mengalokasikan minimal proyek-proyek infrastruktur yang menjadi bagian penting penyerapan baja nasional. Itu harus diprioritaskan," ujarnya.

Menurutnya, perkuatan industri baja nasional ini juga harus dilakukan, mengingat saat ini hampir seluruh negara di dunia mengalami pelemahan permintaan produk baja karena dampak Covid-19. Di era pandemi, semua negara berupaya mencari cara agar permintaan di industri baja meningkat.

“Kita lihat di Amerika, ada upaya dari industri bajanya menyurati parlemen untuk mengeluarkan semacam infrastruktur bill yang tujuannya mendorong industri baja agar bergerak. Karena hampir seluruh industri (baja) ini mengalami slow down dan kemudian banyak dijumpai tenaga kerja yang mungkin dijaga, agar tidak di-PHK. Ini satu upaya yang besar, jadi distruption dari supply chain secara global,” terangnya

Taufiek menjelaskan, negara-negara yang berkonsentrasi di industri baja, menggunakan skema stimulus untuk membangkitkan industri baja nasional mereka. Dengan skema stimulus ini, diharapkan permintaan baja tumbuh sehingga semua ekosistem ikut bergerak.

“Pemerintah Tiongkok juga sama, pemerintah pusat dan derah, garap proyek pembangunan hampir 13 airport. Kemudian 9 railway. Semua ditujukan untuk membangkitkan (demand baja). Dan estimasi dari proyek yang seperti itu, di Tiongkok itu 21 juta ton dapat terserap di proyek-proyek tersebut,” urainya.

Selain itu, SNI produk baja dan peningkatan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Ia menilai, secara teknik, SNI merupakan instrumen yang cukup bagus untuk membendung, impor-impor produk yang di hilir. “Kalau bahan baku saya kira itu kan hanya di pabrik. Kalau konsepnya SNI itu kan beredar di pasar. Itulah yang menjadi fokus. Industri yang paling hilir yang menjadi perhatian kita harus SNI. Untuk TKDN juga sudah kita upayakan sehingga produksi itu punya TKDN di atas 40 persen, otomotis pemerintah, BUMN, harus membeli produk-produk yang dihasilkan dari dalam negeri. Itu yang menjadi konsentrasi kita,” kata dia.

Ia menambahkan, jika dilihat dari peta dunia, 52 persen pengguna baja di sektor konstruksi dan bangunan. Sementara 16 persennya equipment, 12 persennya di otomotif, 10 persen di house hold, dan 3 persen di sektor lainnya seperti alat elektronik. "Ini adalah gambaran besar mengapa infrastruktur menjadi penting untuk di dorong oleh dana pemerintah," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Vice President PT Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi, perusahaan penyedia baja lapis zinc aluminium dengan merek Nexalume dan baja tingan TASO, memaparkan strategi pelaku usaha dalam menjaga industri baja nasional dalam percepatan infrastruktur di masa pandemi.

Ia menjelaskan, ada 2 strategi yang dapat dilakukan pengusaha dalam kondisi ini. Pertama strategi bertahan. Caranya menjaga kesehatan dan keamanan kerja di lingkungan industri baja nasional, dan memproteksi industri baja nasional dari baja impor. Semetara strategi maju ke depan menurutnya mempercepat inovasi industri baja, meningkatkan standar, dan memperkuat UMKM khususnya untuk baja konstruksi.(rel)

Tags
beritaTerkait
Kunker ke Singkawang, Menko AHY Hadiri Perayaan Cap Go Meh dan Cek Pembangunan Infrastruktur
Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas
Apresiasi Pengelolaan Arus Mudik-Balik Lebaran, Menko AHY: Ini Kontribusi dari Semua Pihak
Dampingi Presiden Resmikan KITB, Menko AHY: Untuk Infrastruktur yang Memadai dan Membangun Konektivitas
Gubernur Sumut Bobby Nasution Mulai Benahi Infrastuktur Kepulauan Nias Tahun Ini
53 Sekolah Rakyat Segera Hadir, Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Kurikulum
komentar
beritaTerbaru
hit tracker