Senin, 25 Mei 2026

Edukasi Keuangan di Indonesia Masih Rendah

Jumat, 06 Oktober 2017 15:16 WIB
Edukasi Keuangan di Indonesia Masih Rendah
beritasumut.com/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pendidikan keuangan (financial education) di Indonesia dinilai masih sangat rendah. Padahal, anak-anak pada usia dini seharusnya sudah dapat mengetahui tentang menabung dan berinvestasi. Sehingga ketika sudah dewasa diharapkan mereka mampu mengelola keuangannya dengan baik.
 
“Pada usia dini anak-anak senantiasa menyukai hal-hal baru disekitarnya, oleh karena itu edukasi menabung akan memberikan pengaruh positif. Untuk itulah, kita harapkan momen usia anak-anak ini harus dapat diisi dengan hal yang positif dan bermanfaat, sehingga nilai positif yang disampaikan akan menjadi karakter yang positif pula bagi mereka,” ujar Deputi Direktur OJK KR 5 Sumbagut, Wahyu Mardiansyah dalam kegiatan Cerita (Cinta dan Empati dari kiTA) PermataHati yang digelar Permata Bank di SDN 060901 Medan, Jumat (06/10/2017).
 
Lebih lanjut dikatakan Wahyu, salah satu edukasi keuangan yang harus ditanamkan kepada anak usia dini adalah bagaimana mereka mengetahui dan mampu mengelola keuangan.
 
”Pertama kita bisa mengajarkan mereka tentang konsep uang sebagai alat pembayaran. Kedua kita bisa mengajarkan bagaimana mereka mengelola uang sakunya agar bisa digunakan untuk kegiatan social di sekolah dan menabung. Dengan begitu, ketika mereka dewasa mereka bisa mengelola uang secara mandiri dengan baik,” papar Wahyu.  
 
Dikatakannya, OJK sendiri juga sudah mengeluarkan program Simpel (Simpanan Pelajar) yang secara resmi diluncurkan Presiden pada 14 Juli 2015 lalu. Program ini diharapkan menjadi strategi nasional untuk memperluas akses keuangan dan literasi keuangan kepada para pelajar.
 
Direktur Legal dan Complience, Mirah D Wiryoatmodjo mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan Cerita sebagai bentuk pengajaran keuangan kepada anak sekolah baik SD, SMP dan SMA. Kegiatan CSR Permata Bank ini merupakan satu bentuk komitmen literasi keuangan untuk anak sekolah.
 
“Kegiatan ini kami gelar hari ini secara serentak di 50 kota di Indonesia. Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka memperingati HUT ke-15 Permata Bank. Tahun lalu kegiatan yang sama juga kami gelar. Namun, bedanya untuk tahun ini kami memberikan edukasi literasi untuk anak sekolah luar biasa,” ujar Mirah.
 
Lebih lanjut dikatakan Mirah, edukasi keuangan ini dilakukan pihaknya mengingat berdasarkan studi dari berbagai lembaga, masalah edukasi keuangan di Indonesia masih rendah. “Anak-anak tidak tahu keuangna itu apa, mereka tidak tahu apa itu tabungan, apa itu investasi. Makanya, kami putuskan untuk memulai,” terang Mirah.
 
Dalam kegiatan ini, Permata Bank juga membagikan berbagai materi edukasi literasi keuangan komprehensif di tingkat TK/SD/SMP/SMA, yaitu modul finansial atau disebut MODAL Permata Bank.
 
Kepala Sekolah SDN 060901, Tiominar Sihombing mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran tentang keuangan sangat baik untuk masa depan siswa.
 
“Ini penting sekali untuk masa depan anak-anak. Kalau mereka dari sekarang sudah bisa menabung, maka ketika dewasa kita harapkan mereka sudah terbiasa untuk menabung,” kata Tiominar sembari menyebutkan kalau pihaknya selama ini juga sudah memberikan pendidikan menabung kepada siswa setiap harinya yang dikumpulkan oleh guru masing-masing.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Syah Afandin: Bank Sumut Mitra Utama Pemerintah Langkat
Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah
Bank Sumut Raih Penghargaan Keterhunian 100 Persen dari BP Tapera
Hingga September 2025, Aset Bank Sumut Tumbuh 7,58 Persen dan Laba Rp 539 Miliar
Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11
Kelola Keuangan Daerah, Pemko Medan Pastikan Setiap Rupiah Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker