Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
Beritasumut.com - Wali Kota Medan, Bobby Nasution menerima Corporate Social Responsibility (CSR) dari Wilmar Group berupa Sembako. Bantuan sebanyak 20 Ton Beras dan 10ribu Liter minyak goreng tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan pemberlakuan PPKM level 4 di Kota Medan. Bantuan CSR tersebut diterima Wali Kota Medan dari Presiden Direktur PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar group), Bertha di Gudang Dinas Perdagangan Kota Medan, Jalan STM Gg Persatuan, Medan Amplas, Rabu (28/07/2021).
Atas bantuan tersebut, Wali Kota Medan mengucapkan terima kasih kepada Wilmar Group. Tentunya bantuan ini bukan untuk Pemko Medan tetapi untuk masyarakat Kota Medan yang terdampak Covid-19 di masa PPKM level 4. Artinya Pemko Medan hanya menyalurkan kepada masyarakat bantuan sembako dari Wilmar Group.
Dijelaskan Bobby Nasution, untuk penyaluran sembako dari Wilmar Group dan stakeholder yang juga telah menyalurkan bantuan sebelumnya, nantinya akan disalurkan kepada masyarakat setelah bantuan yang bersumber dari APBD Medan dibagikan. Hal ini dikarenakan agar masyarakat tidak bingung sebab jumlah satuan paket sembako yang dibagikan berbeda.
Baca Juga:
Baca Juga : Plt Wali Kota Medan Apresiasi Bantuan APD dari Wilmar Peduli
"Kita selesaikan dulu pembagian bantuan sembako dari Pemko Medan baru disalurkan bantuan dari Stakeholder untuk masyarakat. Dari 51 ribu jumlah paket yang saat ini tengah dibagikan Pemko Medan menambahkan jumlah paketnya menjadi 123.556 paket. Paket yang bersumber dari APBD Medan ini akan kami segera selesaikan pembagiannya. Selain itu bantuan dari APBN sebanyak 88 ribu paket sembako juga akan kami salurkan kepada masyarakat. Mudahan-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak," kata Bobby Nasution.
Baca Juga:
[br] Menurut Bobby Nasution, bantuan dari Stakeholder ini sangat membantu karena banyak masyarakat yang terdampak di masa PPKM level 4 Khususnya masyarakat yang tidak berjualan tidak bisa makan dan tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu selain bantuan dari Stakeholder, Pemko Medan juga melakukan penambahan jumlah paket sembako.
"Saya berharap, PPKM level 4 yang sampai tanggal 2 Agustus ini tidak diperpanjang. Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat," kata Bobby Nasution.
Selanjutnya Bobby Nasution juga menjelaskan tentang jumlah BOR yang terus meningkat beberapa hari ini. Dimana saat ini jumlah BOR sudah mencapai 73 persen. Tentunya peningkatan BOR sudah sangat tinggi. "Per malam kemarin naik 73 persen, padahal siang saya sampaikan 60 persen. Ini yang perlu kita Wanti- wanti, bukan menakuti tapi ini kondisi sebenarnya. Untuk itu mari kita pake masker, sebab lebih gampang dari pada kita Mencari tempat tidur maupun mencari obat," ujar Bobby Nasution.
Baca Juga : Aprobi dan Wilmar Nabati Ciptakan Produk Deterjen Anti Covid 19
Bobby Nasution juga menjelaskan masa PPKM Darurat maupun PPKM level 4 ini merupakan masa training bagi masyarakat untuk lebih ketat menerapkan Protokol Kesehatan. Sehingga setelah penerapan PPKM ini berakhir masyarakat akan lebih taat mengikuti Prokes." Jangan sampai setelah berakhir PPKM masyarakat tidak ketat lagi menjaga Prokes. Untuk itu saya minta masyarakat ikuti aturan agar PPKM level 4 ini dapat segera selesai," harapnya.
[br] Sementara itu Presiden Direktur PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar group), Bertha menjelaskan bahwa CSR ini diberikan untuk membantu masyarakat Kota Medan yang terdampak Covid-19. Selain itu bantuan ini juga diberikan untuk masyarakat Kota Medan yang tengah menjalani isolasi mandiri.
"Apalagi saat ini Medan menerapkan PPKM level 4. Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat bagi memenuhi kebutuhan hidupnya," tandasnya. (BS09)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan bahwa tidak terdapat perubahan harga BBM di seluruh SPBU Pertamina per 1
Peristiwa