Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta, Penumpang Pesawat di Kualanamu Dibekuk
beritasumut.com Seorang penumpang pesawat berinisial MR diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumate
Peristiwa
Beritasumut.com-Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) bekerjasama dengan Nort Sumatera Youth Tobaco Control Movemen (NSYTCM) menggelar diskusi bersama siswa SMA Negeri 14 Medan melalui zoom meeting, akhir pekan kemarin.Diskusi tersebut membahas sarana pendidikan yang menjadi salah satu sektor dari tujuh Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah ditetapkan pemerintah.
Koordinator Program Tobaco Control YPI Elisabet mengatakan, bahwa kawasan bebas rokok tak hanya bebas dari orang merokok saja, tetapi sebenarnya termasuk larangan jual beli rokok dan iklan sponsor rokok di seputaran sekolah."Sosialisasi bahaya asap rokok dan penerapan Perda KTR Pemko Medan akan terus digaungkan YPI untuk menyelamatkan kesehatan anak dari zat beracun pada rokok. Sebab, saat ini prevalensi perokok anak dari tahun ke tahun mengalami peningkatan," ungkapnya.
Melalui diskusi kali ini, dia mengajak siswa SMA Negeri 14 untuk ikut ambil andil sebagai agen perubahan atau menjadi pemuda penggerak.Zulkadri salah seorang narasumber yang merupakan alumni SMA 14 Medan menambahkan, bahwa anak dan remaja memang merupakan target bagi perusahaan rokok.
Baca Juga:
Menurutnya, remaja harus berani menjadi agen perubahan dan mengajak orang lain juga."Kakak percaya, adik-adik osis yang hadir ini adalah orang yang kritis. Harus berani mengatakan yang sebenarnya," terangnya.
[br] Dalam kesempatan ini, moderator acara Khairul Sipahutar memperkenalkan aplikasi pantau KTR. Sebuah cara untuk memperkuat implementasi Perda KTR di Kota Medan."Data terakhir Kementerian Kesehatan untuk prevalensi perokok anak sudah mencapai 9 persen," jelasnya.
Para anggota Osis terlihat antusias bertanya dan menyampaikan pendapatnya, Rivai mengaku pernah disuruh orang tuanya untuk membeli rokok, tapi dia tidak menolak karena takut durhaka.
Siswa lainnya, Rafli juga meminta saran, bagaimana caranya menolak ajakan teman untuk merokok. Narasumber menjawab, agar tidak perlu takut menolak, dengan menguatkan komitmen dan bila perlu bisa mengajak ke arah yang lebih baik."Karena rokok sangat berbahaya bagi pelajar salah satunya bisa menurunkan motivasi belajar," tambah Zulkadri.
Diakui siswa SMA Negeri 14 Medan bahwa sekolah mereka sudah menerapkan KTR. Akan tetapi di sekitar sekolah mereka, masih ada warung penjual rokok, masih ada spanduk iklan rokok serta masih ada orangtua yang mengantar siswa tetapi merokok di pintu gerbang.(BS09)
Baca Juga:
beritasumut.com Seorang penumpang pesawat berinisial MR diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumate
Peristiwa
beritasumut.com Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Sumut) kembali menga
Peristiwa
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga