SSB Tunas Muda Medan Raih Juara II dan III Al Academy Cup
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
Beritasumut.com-Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) bekerjasama dengan Nort Sumatera Youth Tobaco Control Movemen (NSYTCM) menggelar diskusi bersama siswa SMA Negeri 14 Medan melalui zoom meeting, akhir pekan kemarin.Diskusi tersebut membahas sarana pendidikan yang menjadi salah satu sektor dari tujuh Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah ditetapkan pemerintah.
Koordinator Program Tobaco Control YPI Elisabet mengatakan, bahwa kawasan bebas rokok tak hanya bebas dari orang merokok saja, tetapi sebenarnya termasuk larangan jual beli rokok dan iklan sponsor rokok di seputaran sekolah."Sosialisasi bahaya asap rokok dan penerapan Perda KTR Pemko Medan akan terus digaungkan YPI untuk menyelamatkan kesehatan anak dari zat beracun pada rokok. Sebab, saat ini prevalensi perokok anak dari tahun ke tahun mengalami peningkatan," ungkapnya.
Melalui diskusi kali ini, dia mengajak siswa SMA Negeri 14 untuk ikut ambil andil sebagai agen perubahan atau menjadi pemuda penggerak.Zulkadri salah seorang narasumber yang merupakan alumni SMA 14 Medan menambahkan, bahwa anak dan remaja memang merupakan target bagi perusahaan rokok.
Baca Juga:
Menurutnya, remaja harus berani menjadi agen perubahan dan mengajak orang lain juga."Kakak percaya, adik-adik osis yang hadir ini adalah orang yang kritis. Harus berani mengatakan yang sebenarnya," terangnya.
[br] Dalam kesempatan ini, moderator acara Khairul Sipahutar memperkenalkan aplikasi pantau KTR. Sebuah cara untuk memperkuat implementasi Perda KTR di Kota Medan."Data terakhir Kementerian Kesehatan untuk prevalensi perokok anak sudah mencapai 9 persen," jelasnya.
Para anggota Osis terlihat antusias bertanya dan menyampaikan pendapatnya, Rivai mengaku pernah disuruh orang tuanya untuk membeli rokok, tapi dia tidak menolak karena takut durhaka.
Siswa lainnya, Rafli juga meminta saran, bagaimana caranya menolak ajakan teman untuk merokok. Narasumber menjawab, agar tidak perlu takut menolak, dengan menguatkan komitmen dan bila perlu bisa mengajak ke arah yang lebih baik."Karena rokok sangat berbahaya bagi pelajar salah satunya bisa menurunkan motivasi belajar," tambah Zulkadri.
Diakui siswa SMA Negeri 14 Medan bahwa sekolah mereka sudah menerapkan KTR. Akan tetapi di sekitar sekolah mereka, masih ada warung penjual rokok, masih ada spanduk iklan rokok serta masih ada orangtua yang mengantar siswa tetapi merokok di pintu gerbang.(BS09)
Baca Juga:
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com Hari Santri Nasional (HSN) yang sejatinya menjadi momentum sakral dan perayaan atas dedikasi kaum santri, justru diubah men
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2
Olahraga
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi empat bulan di KEK untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas penempatan kerja.
Pendidikan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap praktik judi online (judol) dengan website depobo
Peristiwa
beritasumut.com Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan bersama tim gabungan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera U
Peristiwa