Selasa, 15 September 2026

Danau Toba Ditetapkan Sebagai Destinasi Utama Bertaraf Internasional

Rabu, 03 Februari 2016 13:41 WIB
Danau Toba Ditetapkan Sebagai Destinasi Utama Bertaraf Internasional
Setkab RI
Menpar Arief Yahya menjelaskan kepada wartawan usai rapat terbatas, Selasa (2/2/2016).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Pariwisata (Menpar) untuk mempercepat pertumbuhan sektor wisata dengan melakukan percepatan di 10 destinasi wisata prioritas, yaitu Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai,  dan Tanjung Klayang.

Terkait permintaan itu Menpar Arief Yahya menganalogikan pembangunan 10 destinasi baru pariwisata itu sama dengan menciptakan 10 Bali baru.

"Jadi kalau berapa targetnya kira-kira 10 juta dari pembangunan, 10 juta turis atau sekitar 10 miliar dolar AS dalam waktu 4 tahun ini. Dan ini adalah, mungkin legacy kita terbesar dari kepariwisataan mewariskan 10 Bali baru ini," ujar Arief kepada wartawan seusai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/2/2016) sore.

Dilansir situs resmi Setkab RI, Rabu (3/2/2016), untuk itu, lanjut Menpar, rapat terbatas telah menetapkan Danau Toba sebagai destinasi utama bertaraf internasional. Menurut Menpar, ada hal kritis terkait hal ini, yaitu adanya single destination multi management.

"Di sini hadir Pak Gubernur, lima bupati mewakili tujuh bupati menyatakan bahwa Danau Toba akan dikelola secara terpadu. Untuk itu nanti akan dibentukyang namanya Badan Otorita Destinasi Pariwisata Nasional Danau Toba," jelas Menpar.

Adapun target wisatawan yang ingin dicapai dalam pengembangan Danau Toba, dari yang sekarang rata-rata 250-270 ribu, target kita menjadi 1 juta. "Berarti setahun 1 miliar dolar dari wisatawan mancanegara," ujarnya.

Mengenai investasi yang diperlukan dalam pembangunan destinasi utama Danau Toba itu, Menpar menjelaskan, investasi tahap 1 ini proyeksinya adalah Rp20 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak Rp10 triliun diharapkan didapat dari public investment, dari government invesment, dan Rp10 triliun lainnya diharapkan dari swasta, baik PMA maupun PMDN. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Wapres dan Gubsu Tebar 26 ribu Ikan Endemik Danau Toba
Sekda: Penertiban KJA Tetap Memikirkan Kepentingan Masyarakat
Usai Jokowi, Giliran JK Jumat Besok Kunjungi Sumut
Danau Toba Jadi Salah Satu dari 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Nasional
Gubernur Sumut Buka Rakor dan Evaluasi Pengembangan Geopark Nasional Kaldera Toba
Pencemaran Danau Toba Bukan Hanya dari KJA
komentar
beritaTerbaru
hit tracker