Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Tim Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Medan-Binjai dan Medan –Kuala Namu Internatuional Airport (KNIA)-Tebing Tinggi melakukan kunjungan dengan Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi di Balai Kota Medan, Selasa (03/05/2016).
Kunjungan ini dilakukan untuk minta bantuan Pemko Medan dalam rangka pembebasan lahan guna mendukung kelancaran pembangunan jalan tol Medan-Binjai sepanjang 16,8 km dengan invetasi senilai Rp.2 triliun. Terkait pembangunan jalan tol Medan-Binjai, ada 2 kelurahan di Kecamatan Medan Deli yakni Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir yang terkena pembangunan jalan tol tersebut, panjangnya lebih kurang 2,6 km. Untuk itulah diharapkan dukungan Pemko Medan, sehingga pembebasan lahan dapat lancar dilakukan.
"Kita harapkan Pak Wakil Walikota beserta jajaran dapat membantu pembebasan lahan di 2 kelurahan tersebut. Begitu pembebasan lahan selesai dilakukan, pembangunan jalan tol Medan-Binjai dapat dilakukan," kata Riadil Akhir Lubis, Staf Ahli Gubsu sekaligus Ketua Tim. Diungkapkan Riadil, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Medan-Binjai sudah rampung 77 persen lebih, termasuk pembebasan lahan sepanjang 22,8 km di wilayah Deli Serdang. "Tinggal pembebasan lahan lebih kurang 2,6 kilometer di Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir. Kedua kelurahan itu masuk trase tol yang melintasi Kota Medan," jelasnya.
Dari 2,6 km lahan yang akan dibebaskan di 2 kelurahan tersebut, 2,1 km diantaranya merupakan lahan stanvas yang kini dikuasai masyarakat sebanyak 500 KK. Lahan stanvas itu saat ini terdapat bangunan dan tanaman milik penduduk. Itu sebabnya tim optimis dengan bantuan Pemko Medan, pembebasan lahan dapat dilakukan sehingga pembangunan jalan tol Medan-Binjai bisa selesai sesuai waktu yang ditetapkan.
Dalam kunjungan ini Riadil membawa sejumlah pihak yang terkait dengan proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai. Dikatakan Riadil, pembangunan tol ini dilakukan dalam rangka mendukung program Presiden RI, Joko Widodo membangun tol road Trans Sumatera sepanjang lebih kurang 2.818 km. Pembangunan tol Medan-Binjai diikuti pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun. Kemudian pembangunan tol Palembang –Indralaya sepanjang 22 km dengan investasi Rp 1 triliun serta pembangunan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 150 km dengan invetasi Rp 13,8 triliun.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar