Kamis, 28 Mei 2026

Mendagri: Monopoli PLN Persulit Pembangunan Daerah

Minggu, 03 April 2016 12:46 WIB
Mendagri: Monopoli PLN Persulit Pembangunan Daerah
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai monopoli Perusahaan Listrik Negara (PLN) membebankan pemerintah daerah (Pemda). Sebaiknya Badan Uaha Milik Negara (BUMN) membangun kantor regional untuk pemerataan pembangunan wilayah.

Dia mengatakan, PLN yang dianggap memonopoli ini berpotensi menghambat pertumbuhan investasi di daerah. Padahal pemerintah saat ini tengah menggalakkan pembangunan. Namun saat ingin mendirikan pusat energi, justru dipersulit dengan aturan-aturannya.

"Harusnya PLN itu dibagi lah. PLN wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan lainnya, seperti hanya Angkasa Pura dan Pelindo. Jadi tidak terpusat, tidak ada monopoli," kata Tjahjo, seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Dalan Negeri (Kemendagri), Minggu (03/04/2016).

Makanya, kata dia, perlu ada pembagian per regional. Sebab, menurut dia, jika kondisi ini terus berlangsung maka target pertumbuhan investasi tidak akan maksimal. Hal ini dikarenakan salah satu faktor penting dalam dunia investasi adalah ketersediaan sumber energi.(BS01)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Walikota Pematangsiantar Berharap Musrenbang Siantar Utara Hasilkan Usulan Program Realistis dan Berkualitas
Wilayah Zona IV Kabupaten Nias Selatan Gelar Musrenbang
Buka Musrenbang Kecamatan Selesai, Pj Bupati Langkat: Prioritaskan Infrastruktur dan Kesejahteraan
Pj WaliKota Padangsidimpuan Ikuti Musrenbangnas 2024 melalui Video Conference
Pelaksanaan Musrenbang Harus Melibatkan Partisipasi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker