Selasa, 19 Mei 2026

Pj Wali Kota Medan Soroti Kinerja SKPD

Kamis, 08 Oktober 2015 00:23 WIB
Pj Wali Kota Medan Soroti Kinerja SKPD
Istimewa
Randiman Tarigan berbicara di hadapan pimpinan SKPD.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Di hari ke dua usai dilantik menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Medan, Randiman Tarigan langsung menggelar pertemuan dengan  seluruh Staf Ahli, Asisten, Pimpinan SKPD, Dirut Perusahaan Daerah, dan Camat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (7/10/2015). 

Selain bersilaturahmi, tujuan pertemuan ini untuk memberikan penekanan-penekanan kepada SKPD agar bekerja lebih baik lagi sesuai tupoksi masing-masing.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri  Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis ini, Randiman menyoroti kinerja sejumlah SKPD yang dinilai masih belum maksimal sehingga perlu ditingkatkan lagi ke depannya, sehingga memberikan hasil maksimal kepada masyarakat. Pria yang masih menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu, ingin penunjukannya sebagai Pj Wali Kota bisa memberi warna bagi Medan meski tidak lama.

Masalah kebersihan menjadi sorotan pertama Pj Wali Kota. Mantan Kadis Pendapatan Kota Medan itu, minta Dinas Kebersihan untuk bekerja lebih keras dan maksimal lagi ke depannya sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara ini bersih dari sampah.

Untuk mendukung hal itu, Randiman menginstruksikan seluruh camat dan lurah  ikut membantu dengan menjaga kebersihan di wilayah masing-masing.

Apalagi, kecamatan dan kelurahan telah dilengkapi dengan mobil pick-up maupun becak bermotor pengangkut sampah. 

“Saya yakin dengan sinergitas yang baik antara Dinas Kebersihan dengan camat dan lurah, insya Allah kota yang kita cingtai ini bersih dari sampah. Ditambah lagi dengan mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing,” kata Randiman.

Selain sampah, pria kelahiran Binjai ini juga menyoroti masalah penebangan pohon yang dilakukan Dinas Pertamanan. Sebagai mantan Kadis Pertamanan, Randiman heran mengapa pohon tumbuh dengan baik ditebangi, sedangkan pohon yang sudah mati tidak ditebang. Padahal keberadaan pohon yang mati itu membahayakan warga sekitar, sebab sewaktu-waktu dapat tumbang. 

“Jika pohon yang mati tumbang, peristiwa ini tidak dapat dikatakan force majeure melainkan kelalaian,” ungkapnya.

Di samping itu Randiman mengkritik pemangkasan pohon yang dilakukan saat ini. Selain merusak paru-paru kota, pemangkasan yang dilakukan juga tidak sesuai estetika. Sebab, pohon-pohon penghijauan yang ada di pinggir jalan bukannya dipangkas malah digunduli. Sudah itu sampah-sampah  sisa pemotongan dibiarkan begitu saja. Akibatnya kawasan yang menjadi lokasi pemangkasan menjadi semrawut dan menambah pekerjaan Dinas kebersihan yang sudah kelabakan dalam menagani masalah sampah.

Kemudian banyaknya lampu penerangan jalan yang padam pada malam hari, tidak luput dari pengamatan ayah empat anak ini. Pasalnya, lampu jalan yang mati rentan memantik timbulnya tindakan kriminal. 

“Saya harap masalah lampu penerangan jalan yang padam ini segera diatasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, Randiman mengingatkan Dinas Bina Marga untuk lebih memaksimalkan pengorekan parit maupun drainase mengingat musim penghujan telah tiba. Jika parit atau drainase tidak tersumbat, maka genangan akir dapat diminimalisir. Hanya saja ketika melakukan pengorekan, Randiman minta tanah maupun lumpur langsung diangkut sehingga pengorekan yang dilakukan tidak sia-sia. 

“Jika tidak langsung diangkut, lumpur akan masuk kembali pada saat hujan turun,” paparnya.

Lalu masalah kemacetan lalu lintas yang terjadi akibat ruas kanan dan kiri jalan digunakan sebagai lokasi parkir, juga mendapat perhatian serius Randiman. Sebab, kemacetan yang  terjadi sangat mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Untuk itulah dia minta Dinas Perhubungan segera melakukan penertiban, sehingga dapat mengurai kemacetan.

Selain itu Randiman minta Dinas Pendapatan, Dinas Tata Ruang dan Tata  Bangunan (TRTB) serta Badan Pelayanan Perizinan Terpadu agar bisa meningkatkan pendapatan dari sektor pajak reklame, guna mendukung kelancaran pembangunan di Kota Medan. Dia melihat pendapatan dari sektor pajak reklame saat ini sangat menurun. Kemudian Randiman minta papan-papan reklame yang tidak punya izin dan melanggaran peaturan segera ditertibkan agar Medan tidak menjadi hutan reklame.

Terakhir, Randiman mengajak seluruh SKPD untuk terus bersinergi dan meningkatkan kebersamaan. Dia yakin dengan kebersamaan, persoalan apapun yang dihadapi dapat diatasi dengan baik. 

“Jika ada masalah, segera sampaikan. Saya dan Pak Sekda siap 24 jam untuk itu. Jadi mari kita bekerja untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat,” tegasnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Pimpinan SKPD Tandatangani Perjanjian Kinerja
Wakil Walikota Ultimatum Pimpinan SKPD Segerakan Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2016
Wakil Walikota Minta SKPD Segerakan Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2016
Tradisi Pengerjaan Proyek di Penghujung Tahun Bakal Terulang
Gubsu Ajak Sekda dan Pimpinan SKPD Kunjungi Kediaman Unsur FKPD
Bupati Deli Serdang Tinjau Kesiapan Pos Pam Ops Ramadniya Toba 2016
komentar
beritaTerbaru
hit tracker