Jumat, 17 April 2026

Wali Kota Resmikan Gedung Baru MAPN 4 Medan

Sabtu, 03 Januari 2015 14:45 WIB
Wali Kota Resmikan Gedung Baru MAPN 4 Medan
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menggunting pita saat meresmikan gedung baru MAPN 4 Medan. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meresmikan gedung baru Madrah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan yang memiliki 4 ruangan Jalan Raya Griya Martubung, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (3/1/2015).

Dengan peresmian gedung baru ini diharapkan proses belajar mengajar di MAPN 4 semakin lebih baik lagi, sehingga nantinya dapat menghasilkan lulusan yang cerdas, berkualitas, berkarakter serta beriman.

Peresmian dilaksanakan usai upacara Hari Amal Bakti  (HAB) Kementerian Agama ke-69 Tahun 2015 yang mengusung tema "Menegakkan Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung jawab dan Keteladanan Sebagai Budaya Kerja Kementerian Agama". Sebelum meresmikan gedung, Wali Kota bertindak sebagai inspektur upacara dalam HAB tersebut.

Menurut Wali Kota, salah satu prioritas pembangunan kota saat ini adalah meningkatkan taraf pendidikan masyarakat. Melalui pendidikan diharapkan tingkat kesejahteraan masyarakat semakin baik, sebab meningkatnya taraf pendidikan  masyarakat tidak semata hanya kuantitas tetapi juga dari segi kualitas.

"Untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, tentunya harus didukung sarana dan prasarana yang memadai, khususnya untuk mendukung proses belajar mengajar, salah satunya kualitas gedung serta fasilitas pendukung lainnya. Untuk itulah saya sangat menyambut baik atas peresmian 3 ruangan baru ini," kata Wali Kota.

Mantan Sekda Kota Medan ini selanjutnya berharap agar MAPN 4 yang berbasis pendidikan agama dapat memberikan kontribusi terhadap lahirnya generasi bangsa bukan hanya pintar dan berkualitas secara intelektual tetapi juga memiliki ahlak agama yang baik. Kemudian mampu menerapkan pendidikan berkarakter, memberikan dasar-dasar ke arah perkembangan jiwa dan sikap serta ilmu keterampilan, keimanan yang akan melahirkan daya ciptya kreasi bagi para siswa.

Saat menjadi inspektur upacara, Wali Kota dalam arahannya membacakan sambutan tertulis Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin diantaranya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama agar senantiasa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu birokrasi Kementrian agama harus siap menjalankan revolusi mental yang telah dicanangkan oleh kepala negara.

"Jadi perilaku dan budaya kerja yang tidak dikehendaki  dan disukai masyarakat harus ditinggalkan dalam melayani masyarakat. Jangan sekali-sekali mempersulit hal-hal yang seharusnya  bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana," ujar Wali Kota.

Birokrasi yang baik dan ideal di era reformasi dan revolusi mental  kata Wali Kota, harus meninggalkan kultur "bapakisme" yaitu segala hal bergantung pada atasan tanpa memberi ruang bagi berkembangnya gagasan, inisiatif dan prakarsa inovatif dari bawahan. Untuk itu perlu dibangun loyalitas dan komitmen terhadap pembangunan ahlak dan moral yang berintikan kejujuran.

Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama tambahnya, semua harus bertutur, berprilaku dan bersikap yang baik dan melenyapkan ego sektoral, primordalisme kedaerahan, arogansi jabatan, sikap resisten terhadap kritik serta menjauhi perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Upacara HAB juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada 50 orang guru di bawah Kementerian Agama Kota Medan, yang selama ini telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran dan disiplin dalam waktu 30 tahun masa bakti, 20 tahun masa bakti dan 10 tahun masa bakti. Penghargaan Satya Lencana  Karya Satya ini diserahkan oleh Wali Kota.

Sementara itu Kepala MAPN 4 Medan Yose Rizal mengatakan, gedung sekolah yang diresmikan ini memiliki 3 ruang kelas. Dengan peresmian ini MAPN 4 sekarang memiliki 14 kelas, sebelumnya hanya 11 kelas yang digunakan untuk menampung sekitar 480 siswa. 

"Tentunya dengan pertambahan kelas ini proses belajar mengajar semakin efektif, sebab masing-masing kelas menampung 34 siswa sehingga murid lebih efektif menerima materi pelajaran dari para guru," jelas Yoe Rizal.

Ditambahkannya saat ini sekolah yang dipimpinnya masih berstatus persiapan untuk menjadi sekolah negeri. Dia berharap perubahan status itu secepatnya terealisasi, sebab pihak Kementerian Agama telah berulangkali melakukan peninjauan. 

"Kita berharap perubahan status ini dapat terwujud tahun ini," harapnya. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Gedung Baru Polsek Helvetia Diresmikan, Jalan Macet
DPRD Medan Tolak Peresmian Gedung Baru
Wartawan Nyaris Jadi Korban di Gedung Baru DPRD Medan
Gedung Baru DPRD Medan Masih Banyak Kekurangan
Ruangan Paripurna Gedung Baru DPRD Medan Tidak Sesuai Ketentuan
PLN Harus Prioritaskan Gedung Baru DPRD Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker