Pertamina Pecahkan Rekor MURI Memasak di Delapan Kota, 750 Porsi Dimasak Pakai Bright Gas di Medan
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sukses menyelenggarakan kegiatan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Lapangan M
Ekonomi
Beritasumut.com-Menjelang buka puasa, godaan sajian makanan yang terhidang kadang membuat kita langsung ingin menyantapnya. Padahal, keadaan seperti ini justru bisa membuat bahaya bagi kesehatan.
Dokter spesilias penyakit dalam dan ahli diabetes RSUP Haji Adam Malik Medan, dr M Aron Pase SpDP mengatakan dengan tidak mengontrol makanan khususnya saat berbuka puasa bisa sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki penyakit kolestrol. Pasalnya, tanpa menjaga pola makan penyakit tersebut bisa menjangkiti tubuh.
“Ya, bulan puasa ini memang yang perlu diwaspadai itu salah satunya adalah kolestrol. Jangan sampai bulan puasa ini yang harusnya ibadah malah menjadi penyakit,” katanya kepada wartawan, Rabu (08/06/2016) di Medan.
Baca Juga:
Lebih lanjut, Aron menjelaskan, pada prinsipnya berbuka puasa itu jangan langsung mengonsumsi makanan cepat saji atau berlemak. Karena jenis makanan tersebutlah yang memicu penyakit kolestrol itu bisa sampai terjadi. “Lebih baik terlebih dahulu memakan makanan yang ringan. Karena untuk berbuka puasa, tidak boleh langsung memakan makanan yang berat,” ujarnya kembali.
Makanan yang ringan itu, sambung Aron, seperti, air putih hangat, serta makanan yang manis-manis seperti buah kurma. Jikalau langsung memutuskan makan makanan yang berlemak saat berbuka puasa, maka hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diproses dalam tubuh, sehingga dikhawatirkan dapat menumpuk kolestrol.
Baca Juga:
“Itulah yang sering terjadi pada masyarakat. Umumnya tidak sabar dan langsung ingin langsung menyantap makanan sebanyak-banyak hingga kekenyangan. Sebenarnya yang terpenting dalam makan itu adalah gizi yang seimbang,” tegasnya.
Begitupun dengan makan sahur, Aron, menjelaskan konsumsi makanan harus cukup energi bagi tubuh. Dianjurkan kalori yang dimakan jumlahnya antara 1500 hingga 1800 kalori.“Yang dikeluarkan oleh tubuh dari pagi sampai malam jumlah kalorinya juga segitu. Meskipun yang dikonsumsi kurang, tetapi biasanya tubuh masih memiiliki cadangan energi yang dapat bertahan hingga satu minggu lamanya,” pungkasnya. (BS03)
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sukses menyelenggarakan kegiatan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Lapangan M
Ekonomi
beritasumut.com Tim Direktorat (Dit) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap oknum kepala lingkungan (kepling) karena mengedarkan ek
Peristiwa
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengajak masyarakat Kota Medan dan sekitarnya untuk hadir dan meramaikan kegiatan R
Ekonomi
Oknum pengacara berinisial HP dilaporkan ke Polrestabes Medan atas dugaan perusakan pagar, tembok, dan bangunan dengan kerugian Rp500 juta.
Berita
beritasumut.com Personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang wanita, berprofesi sebagai Kepala Lingkungan (Kepling)
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi pelayanan UPT Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Dinas So
Peristiwa
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gi
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggitingginya kepada Lem
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) membongkar praktik penipuan online atau scam dengan modus me
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap tindak pidana pornografi yang dilakukan melalui s
Peristiwa