Selasa, 08 September 2026
Kanker Penyakit Pembunuh Nomor 2 di Dunia

Penderita Kanker di Medan 786 Orang

Rabu, 18 Februari 2015 17:00 WIB
Penderita Kanker di Medan 786 Orang
Istimewa
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menyerahkan makanan bergizi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com – Berdasarkan data yang dipublikasikan WHO, kanker merupakan penyakit pembunuh nomor 2 di dunia setelah penyakit jantung. Di Kota Medan sendiri, jumlah penderita kanker pada Tahun 2014 mencapai 786 orang meliputi kanker payudara, kanker paru dan kanker leher rahim. 

Hal itu dikatakan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin di Puskesmas Belawan, Jalan Stasiun, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (18/2/2015). 

Untuk itulah warga diingatkan mewaspadai dan mengantisipasinya agar terhindar dari penyakit tersebut melalui CERDIK (Cek kesehatan secara berkala. Enyahkan asap rokok, Rajin melakukan aktifitas fisik, diet dengan gizi seimbang, Istirahat yang cukup dan Kendalikan stres).

Pemkot Medan menggelar serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang dipusatkan di halaman Puskesmas Belawan, Jalan Stasiun, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Selain menyambut Hari Gizi Nasional dan Hari Kanker Sedunia Tahun 2015 ini, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tema kegiatan yang mengusung "Medan Belawan Sehat,  Idaman Kita".

Pelayanan kesehatan yang diberikan diantaranya meliputi pemeriksaan kesehatan, USG, IMS, rontgen, pap smear serta pemberian makanan bergizi kepada anak-anak yang mengalami gizi  kurang dengan gratis. 

Kegiatan yang digelar hasil kerja sama dengan sejumlah rumah sakit ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat, terutama bagi masyarakat Medan Belawan yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sangat mengapresiasi dengan digelarnya kegiatan ini. Sebab, masalah kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata melainkan juga peran para stakeholder pembangunan, dunia usaha dan masyarakat itu sendiri.

"Melalui kegiatan yang dilakukan hari ini, semua komponen dan elemen pembangunan hadir bersama dan berpartisipasi. Inilah sebenarnya sosial pembangunan kota ini. Untuk itulah kita patut mengapresiasinya," kata Wali Kota.

Guna mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat Kota Medan, Wali Kota mengatakan Pemkot Medan telah melakukan berbagai program dan kebijakan mulai dari upaya preventif sampai rehabilitatif. 

Salah satunyanya memberikan kemudahan akses dan fasilitas pelayanan kesehatan dengan membangun berbagai sarana dan prasarana kesehatan di puskesmas serta puskesmas pembantu. Khusus untuk wilayah Medan Utara, Pemkot Medan sudah merancang pembangunan Puaskesmas Pekan Labuhan menjadi rumah sakit tipe C.

Mantan Sekda Kota Medan ini berkeyakinan, melalui kerja sama dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Selain itu mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu serta anak, menurunkan angka penderita gizi buruk dan gizi kurang serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Medan yang lebih baik pada masa mendatang.

Tak lupa di kesempatan itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Medan Belawan untuk terus bersama-sama menjaga kebersihan lingkunghan, membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Di samping itu lebih meningkatkan lagi nilai-nilai kekeluargaan, kegotongroyongan serta toleransi diantara warga kota. 

"Jangan sampai ada anak tetangganya yang menderita gizi buruk, kita tidak tahu atau tidak ambil peduli," pesannya.

Antusiasme masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan cukup tinggi. Ratusan masyarakat berkumpul di halaman puskesmas  dengan penuh kesabaran menanti giliran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Diantaranya salah seorang ibu rumah tangga yang membawa anaknya menderita hydrochepalus. Meski Wali kota telah menawarkan untuk mengobatinya secara medis namun sang ibu lebih memilih pengobatan alternatif.

Kadis Kesehatan Kota Medan drg Usma Polita dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk mewujudkan hal itu, tentunya  harus mendapat dukungan penuh dari semua elemen masyarakat, terutama dunia usaha dan para pengelola rumah sakit sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat yang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan. (BS-001) 

Tags
beritaTerkait
Dokter dan Perawat RS Adam Malik Peringati Hari Kanker Anak Bersama Pasien
Pj Gubernur Sumut Harapkan Pusat Onkologi RSUPHAM Akan Bantu Tingkatkan Layanan Penyembuhan Kanker
Walikota Medan Dampingi Wamenkes Groundbreaking Oncology Center Building Adam Malik Hospital
RS Adam Malik Bangun Gedung Pusat Onkologi Terpadu untuk Layanan Kanker
Pemprov Sumut Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI
Hari Kanker Anak Sedunia, Tenaga Kesehatan RS Adam Malik Bergembira Bersama Pasien
komentar
beritaTerbaru
hit tracker