Beritasumut.com-Sat Narkoba Polresta Medan menciduk dua orang bandar narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Ikhlas Gang Sepakat Bromo Ujung
Kecamatan Medan Area.Keduanya adalah Legianto (36) dan Herianto (40) warga Jalan Km 1 Bagan Batu Desa PT Kuara Kecamatan B Sinembah
Kabupaten Rokan Hilir Riau.
Kedua bandar narkoba tersebut digrebek polisi berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah akan peredaran narkoba di daerah tersebut.Berbekal informasi tersebut, pihak kepolisian pun langsung turun ke lokasi. Saat itu, keduanya berhasil diciduk petugas ketika sedang berada di rumah temannya.
Dalam penangkapan tersebut, petugas mendapatkan barang bukti berupa 1 buah bong dan pipet, serta 1 batang ganja yang daunnya sudah dipakai.Dengan barang bukti tersebut, keduanya diboyong ke Polresta Medan.Saat kejadian, petugas tidak mengetahui jika saat ditangkap, Herianto telah menelan 20 Gram sabu-sabu berupa 2 bungkus plastik berbentuk kapsul.
Hal tersebut pun diketahui setelah keduanya tiba di Polresta Medan.Tersangka meminta izin kepada petugas untuk buang air besar (BAB) karena ia sudah menelan narkoba jenis sabu-sabu seberat 20 Gram. Beruntung barang bukti tersebut berhasil keluar dari tubuhnya.
Menurut Wakasat Narkoba Polresta Medan AKP Wira Prayatna, kedua tersangka tersebut merupakan pengedar sindikat narkoba jaringan antar Provinsi Riau-Medan."Keduanya merupakan sindikat antar Provinsi, jadi mereka membeli narkoba jenis sabu-sabu tersebut di Medan dan menjualnya di Riau," ungkapnya, Rabu (20/04/2016).
Wira mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka tersebut, mereka sudah beberapa kali melakukan aktifitas mereka."Dari pengakuannya, mereka sudah 7 kali melakukan hal tersebut," ucapnya.
Ketika disinggung tentang salah satu tersangka sempat menelan barang bukti, Wira membenarkan adanya perbuatan tersebut."Ya benar, jadi saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti sisa pakai (bong, pipa kaca dan ganja), ternyata setelah sampai di Polresta Medan, salah satu tersangka mengaku telah menelan barang bukti dan meminta izin kepada petugas untuk BAB, untungnya bisa keluar dari tubuhnya," jelas Wira seraya menambahkan jika saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan dan proses penyelidikan kepada kedua tersangka.(BS01)