Minggu, 19 April 2026

Dugaan Malpraktik Dokter RS Mitra Sejati, Polisi Tunggu Keterangan IDI

Kamis, 26 Maret 2015 16:41 WIB
Dugaan Malpraktik Dokter RS Mitra Sejati, Polisi Tunggu Keterangan IDI
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Satreskrim Polresta Medan masih menyelidiki kasus dugaan malpraktik yang dilaporkan Bungaria Boru Simbolon (55) warga Jalan Menteng VII, Lorong Serasi, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Senin (23/3/2015).

Bungaria melaporkan dugaan malpraktik yang diduga dilakukan dr Heri yang bekerja di RS Mitra Sejati terhadap anak Bungaria, Maruli Silalahi (33).

"Kita masih menunggu pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan untuk dimintai keterangan sebagai saksi ahli kasus ini," ujar Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram di Medan, Kamis (26/3/2015).

Dugaan sementara, penyebab kematian korban lantaran terserang bakteri.

"Hasil otopsi dari RS Pirngadi, korban diduga tewas karena mengidap bakteri usai menjalani operasi. Kalau ada dugaan malpraktik ataupun ditelantarkan masih dalam penyelidikan," katanya.

Ditanya kapan saksi ahli bisa dimintai keterangan, perwira dengan satu melati emas dipundaknya ini mengatakan pihaknya butuh banyak waktu.

"Untuk menghadirkan saksi, kita perlu waktu satu bulan untuk membuktikan apakah pasien ini meninggal akibat bakteri," ujarnya.

Sementara itu, Humas RS Mitra Sejati dr Erwinsyah saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur.

"Kita melakukan operasi sesuai dengan prosedural, kita siap dipanggil polisi, maupun dipanggil untuk persidangan sambil membawa rekam medis," ujar Erwin.

Diberitakan sebelumnya, Bungaria Br Simbolon mendatangi gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Medan, Senin (23/3/2015).

Kedatangannya guna melaporkan dugaan malpraktik yang diduga dilakukan dr Heri terhadap anaknya, Maruli Sialalahi.

Kejadian berawal saat Maruli sakit. Bungaria lalu membawa Maruli ke RS Mitra Sejati pada Kamis (19/3/2015) malam.

Setelah semalam dirawat,‪ pada Jumat (20/3/2015) dr Heri yang bertugas di sana mengatakan Maruli mengalami usus buntu dan harus dioperasi.

Tak sampai disitu, Maruli juga mengalami demam hingga mencapai 40 derajat celcius. Akhirnya Maruli meninggal dunia pada Senin (23/3/2015). (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Keluhkan Penanganan Dokter Bedah di RSU Vina Estetica, YNSL Mengaku Korban Malpraktik
Korban Dugaan Malpraktik di RSUD Pirngadi Meninggal, Dokter Tak Punya Pilihan Selain Operasi
RS Adam Malik Belum Beri Keterangan Resmi Terkait Meninggalnya Anggirlan Nasution
Anggirlan, Pasien Dugaan Korban Malpraktik Meninggal Usai Operasi
Keluarga Sempat Ragu Anggirlan Dioperasi
Penjual Bayi, Pasutri dan Bidan di Namorambe Dihukum 5 Tahun Penjara‬
komentar
beritaTerbaru
hit tracker