Selasa, 15 September 2026

Pemilik Pakter Tuak Dilaporkan Balbal Pengunjung

Jumat, 21 Maret 2014 22:32 WIB
Pemilik Pakter Tuak Dilaporkan Balbal Pengunjung
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pemilik pakter tuak di Jalan Metrologi, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Nainggolan, dilaporkan membalbal pengunjung pakter, Jumat (21/3/2014).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya Sokhi Ndraha (36) yang tinggal di Dusun VI, Desa Tanjung Selamat, Percut Sei Tuan, bersama dua temannya mendatangi pakter Nainggolan sekira pukul 03.00 WIB.

Setibanya di lapo tuak, korban pun memesan 1 teko tuak lengkap dengan tambul 1 porsi lele. Saat menjelang fajar, kedua teman korban tertidur lantaran ngantuk dan mabuk.

Namun tidak dengan korban. Merasa masih stabil, korban yang berencana pulang bersama temannya mencari betor guna mengangkut ketiganya. Sebelum pergi mencari betor, korban terlebih dahulu membayar pesanan mereka senilai Rp27 ribu.

Setelah mendapat betor, korban pun kembali ke pakter menjemput kedua temannya. Namun dalam perjalanan, korban ditelepon kawannya yang sebelumnya tertidur di pakter tuak. Melalui telepon, teman korban mengatakan mereka tak bisa pulang lantaran pesanan belum dibayar. Mendengar hal tersebut, korban mengatakan bahwa pesanan sudah dibayar.

Setibanya di pakter, korban langsung menjelaskan kepada Nainggolan bahwa pesanan sudah dibayar. Begitu selesai memberikan penjelasan, korban mengaku langsung ditunjang Nainggolan. Bukan itu saja, korban yang terjatuh juga mengaku langsung dipiting Nainggolan dari belakang.

Masih menurut korban, di saat bersamaan, salah seorang teman pelaku menghajar wajah korban hingga mengucurkan darah segar dari mulutnya. Bahkan teman pelaku yang lain mengambil sebuah batu dan menghujamkan ke arah mata sebelah kiri korban hingga beberapa kali. Akibatnya, selain bengkak, mata sebelah kiri korban tak dapat melihat.

Tak mau mati konyol, korban pun berlari menyelamatkan diri sembari berteriak minta tolong. Sayangnya, tak ada warga yang mendengar teriakan korban lantaran suasana yang sepi.

Tak terima diperlakuan demikian, korban pun mendatangi Mapolsekta Percut Sei Tuan guna melaporkan pemilik pakter tuak tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung saat dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan korban dan akan memperoses kasus ini. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Langgar Perintah Stanvas, Bangunan Focal Point Dinilai Bahayakan Pengunjung
Pentas Kreatifitas Seni Pukau Pengunjung
Hujan, Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Disbudpar Medan Ramai Pengunjung
Jambret Kalung, Pelaku Babak Belur Kena Balbal, Kereta Hilang
Polsek Medan Baru Periksa 5 Saksi Terkait Tewasnya Pengunjung Diskotek Super
Manajer Diskotek Super Sebut Pengunjung Tewas Karena Sakit
komentar
beritaTerbaru
hit tracker