Rabu, 02 September 2026
Bertemu Presiden Parlemen Eropa

Presiden Jokowi Bahas Diskriminasi Bagi CPO Indonesia

Jumat, 22 April 2016 10:35 WIB
Presiden Jokowi Bahas Diskriminasi Bagi CPO Indonesia
beritasumut.com/ist
Presiden Jokowi bertemu Presiden Parlemen Uni Eropa di Brussel, Belgia.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Parlemen Uni Eropa, Martin Schulz, Kamis (21/04/2016) waktu setempat di Kantor Presiden Uni Parlemen Eropa di Brussels.

Presiden Parlemen Uni Eropa menyampaikan bahwa Indonesia merupakan mitra yang sangat penting bagi Uni Eropa. Presiden Parlemen Uni Eropa juga mendukung kemajuan pembahasan Scoping papers dan mengharapkan negoisasi CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) dapat segera dimulai.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga mengharapkan perlakuan nondiskriminasi dapat diberlakukan bagi minyak mentah kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) Indonesia. Presiden Jokowi mengatakan  isu sustainability merupakan prioritas bagi Indonesia.

Presiden Jokowi dan Presiden Parlemen Uni Eropa sepakat mengenai pentingnya peningkatan kerja sama antara parlemen Indonesia dengan Parlemen Uni Eropa. Presiden Jokowi senang mendengar adanya rencana pembentukan persahabatan parlemen Indonesia dan Uni Eropa.

Presiden  Jokowi dan Presiden Parlemen Uni Eropa juga sepakat bahwa hubungan Uni Eropa dengan ASEAN juga penting untuk ditingkatkan.

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, seperti dilansir setkab.go.id, Jumat (22/04/2016), mengatakan, Presiden Parlemen Uni Eropa itu sangat menghargai peran Indonesia menjaga perdamaian dunia termasuk dalam isu Arab Saudi- Iran.

Sementara itu, Presiden Jokowi  menjelaskan mengenai perkembangan politik dan demokrasi di Indonesia. Presiden mengatakan, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia juga mampu mengembangkan demokrasi dan juga toleransi. "Nilai nilai ini sangat penting untuk dikembangkan ke seluruh dunia, karena nilai-nilai tersebut penting bagi perdamaian dunia," ucap Presiden Jokowi.

Atas undangan Presiden Parlemen Uni Eropa, Indonesia akan kirimkan tokoh dialog antar agama untuk hadir dalam acara yang akan diselenggarakan Parlemen Eropa.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Serap Aspirasi Pengusaha Ekspor, KADIN Sumut Gelar Coffee Morning Bersama Perusahaan Eksportir
Bahas Ketahanan Energi Bersama Mahasiswa Universitas Pertamina, Ini Pesan Komisaris Utama PT Pertamina
544 Perusahaan Pengolahan Ikan Tembus Pasar Ekspor ke China
Mendag dan Mendes PDT Targetkan Ribuan Desa Ekspor
Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi
Eksportir Wajib Tahu, Uni Eropa Berlakukan Sistem Kontrol Impor ICS2
komentar
beritaTerbaru
hit tracker