Sabtu, 09 Mei 2026
Percepat Pengembangan Kawasan Kuala Tanjung

Pelindo I-PT Moeis Kerjasama Kembangkan Kawasan Industri

Senin, 17 November 2014 16:50 WIB
Pelindo I-PT Moeis Kerjasama Kembangkan Kawasan Industri
Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana menyerahkan naskah MoU kepada Direktur Utama PT Perusahaan Pemborong Bangunan, Niaga dan Industri Moeis Joko Malis disaksikan Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Kesiapan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dalam mendukung percepatan pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara terus dilakukan. 

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pelindo I dengan PT Perusahaan Pemborong Bangunan, Niaga dan Industri Moeis tentang Kerjasama Pengembangan Kawasan Industri di Kuala Tanjung di Jakarta, Senin (17/11/2014). 

Kesepakatan ini dilakukan untuk menjajaki potensi kerjasama dalam rangka mengembangkan kawasan industri di Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana dan Direktur Utama PT Perusahaan Pemborong Bangunan, Niaga dan Industri Moeis Joko Malis disaksikan Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain. 

MoU dimaksudkan untuk menjadi pedoman untuk mempersiapkan segala sesuatu yag berkaitan dengan rencana kerja sama proyek dan bertujuan untuk membangun kemitraan dan sinergi usaha antara kedua pihak untuk mengembangkan kawasan industri di Kuala Tanjung dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

“Rencana pengembangan Kuala Tanjung menjadi perhatian dan prioritas pemerintah. Pada kesempatan ini dilakukan sinergi untuk pengembangan Kuala Tanjung dengan kerjasama dalam penyiapan kawasan industri yang terintegrasi dengan pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung,” ujar Dirut PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana.

Untuk menindaklanjuti kerjasama pengembangan kawasan industri ini akan segera dibuat tim kerja yang terdiri dari kedua belah pihak dan Pemkab Batu Bara untuk penyusunan konsep kawasan industri yang  paling lambat 6 bulan konsep tersebut telah selesai dan segera ditindaklanjuti untuk pembangunannya. 

“Dengan dukungan semua pihak dan Pemkab Batu Bara rencana pengembangan kawasan industri ini yakin dapat terwujud,“ tambah Bambang.

Sedangkan Direktur Utama PT Perusahaan Pemborong Bangunan, Niaga dan Industri Moeis Joko Malis menyampaikan kegembiraannya dapat bekerjasama dengan Pelindo I dan berharap kedepannya kerjasama yang baik ini terus dapat dilanjutkan.

Sementara Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain dalam sambutannya menyambut baik atas rencana pengembangan kawasan industri ini.  

“Pemkab Batu Bara telah membuat perda tentang kawasan industri dan  mengenai rencana tata ruang kawasan industri serta juga mengenai tata ruang di wilayah laut,” kata OK Arya.

Selain itu Pemkab Batu Bara juga telah menyediakan sekolah akademi komunitas negeri khusus untuk logistik yang mendukung supply tenaga kerja untuk kegiatan pengembangan pelabuhan.  Pemkab Batubara mengharapkan Pelindo I juga dapat turut membantu sharing ilmu untuk sekolah tersebut. 

Diharapkan kerjasama ini dapat dilanjutkan dan Pemkab Batu Bara mendukung sepenuhnya kegiatan pengembangan kawasan industri ini di Kabupaten Batu Bara,” kata OK Arya.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini adalah mempersiapkan rencana kerjasama melalui prinsip yang saling menguntungkan yang meliputi yaitu melakukan inventarisasi terhadap berbagai potensi yang dimiliki, menyusun langkah-langkah yang diperlukan untuk merealisasikan rencana kerjasama dimaksud, melakukan kajian baik dari aspek finansial, teknis, komersial, legalitas dan aspek lainnya berkaitan dengan rencana kerja sama.

Kuala Tanjung merupakan wilayah yang cukup strategis, karena saat ini masuk dalam prioritas pelabuhan yang dikembangkan menjadi hub port internasional dalam program tol laut oleh Pemerintah. Rencana pengembangan kawasan industri ini akan seluas 1.000 ha yang hasil produksi di kawasan industri ini nantinya akan melewati pelabuhan Kuala Tanjung. 

Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung direncanakan akan dilakukan pada Februari 2015, dan masa waktu pembangunannya ditargetkan akan selesai dalam waktu 18 bulan. Dengan kedalaman -14 M Lws, pelabuhan Kuala Tanjung memiliki kapasitas yang dapat menampung 400 ribu teus peti kemas dan 3,5 juta ton barang.

Kerjasama ini merupakan wujud keseriusan dari Pelindo I dalam mempercepat pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung dan sebagai bagian dari upaya mendukung program tol laut pemerintah yang berfokus pada pengembangan jaringan maritim nasional, dengan peningkatan kapasitas infrastruktur pelabuhan yang bertujuan untuk membuat layanan logistik yang efisien dan kompetitif sehingga menghasilkan peningkatan daya saing nasional. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Kakankemenag Siantar Tandatangani MOU dengan BTPN Siantar
Mahasiswa UISU Mengaku Tak Nyaman Kuliah
Mahasiswa Minta Plt Gubernur Sumut Ambil Alih Kampus UISU
Mahasiswa UISU Demonstrasi di Kantor Gubernur Sumut
 Massa Aksi Desak Polisi Periksa Petinggi Pelindo I
Jika RPP Pengupahan Disahkan, Buruh Sumut Ancam Lumpuhkan Kawasan Industri & Bandara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker