Kanwil Bank Mandiri Medan Pilih Bungkam Terkait Gugatan PT TSI dan Isu Penarikan Dana Nasabah
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Beritasumut.com - Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) memastikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI, akan dengan mudah melewati uji kelayakan di DPR.
Koordinator PMPHI, Gandi Parapat mengatakan, Presiden Jokowi sudah mengambil keputusan paling tepat dalam memilih pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto teraebut. Jokowi patut diapresiasi karena berani keluar dari zona nyaman ketika memilih orang nomor satu di tubuh TNI, dan tidak mau terpengaruh kepentingan politik.
"Dari awal kita sudah sangat meyakini, bahwa dari tiga jenderal yang merupakan kepala staf angkatan dari masing - masing matra, adalah KSAD Jenderal Andika Perkasa yang paling tepat ditunjuk menggantikan Jenderal Hadi Tjahjanto yang akan pensiun di akhir bulan November 2021 ini. Bukan KSAL Laksamana Yudo Margono dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo," ungkap Gandi Parapat, Rabu (03/11/2021).
Baca Juga:
Baca Juga : PMPHI Nilai Jenderal Andika Perkasa Paling Layak Menjadi Panglima TNI
Gandi mempunyai alasan kuat mendukung Presiden Jokowi memilih Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI. Selain mempunyai banyak pengalaman, Jenderal Andika Perkasa dikenal lebih humble dalam memimpin TNI. Banyak perubahan yang sudah dilakukan Jenderal Andika Perkasa selama menjabat KSAD, termasuk ketika menjabat sebagai Kepala Paspampres di era pemerintahan Presiden Jokowi.
Baca Juga:
[br] "Jenderal Andika Perkasa ini pasti dengan mudah melalui uji kelayakan meski pengqngkatan merupakan hak prerogratif Presiden Jokowi. Jenderal Andika ini merupakan pemimpin yang humanis. DPR sudah mengenal baik kinerjanya. Tidak hanya terhadap bawahan, Jenderal Andika sangat ramah terhadap masyarakat. Salah satu contohnya, pekerja bangunan di lingkungan Mabes TNI dari kalangan masyarakat sipil dan difabel, diajak Jenderal Andika untuk makan bersama di ruang kerjanya. Banyak kegiatan humanis Jenderal Andika Perkasa ini. Tentunya ini semakin mengharumkan institusi TNI," ungkapnya.
Selain itu, kelebihan lain Andika Perkasa karena sudah membangun kerjasama dengan pemimpin militer negara adikuasa seperti Amerika Serikat maupun pemimpin militer negara lainnya. Kerjasama ini semakin menguatkan posisi TNI di mata dunia, termasuk dalam perdamaian dunia maupun menjaga teritorial Indonesia. Negara luar akan berpikir panjang untuk mengusik teritorial bangsa Indonesia ini.
Menurutnya, alasan kuat lain Presiden Jokowi diyakini memilih Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI, juga karena peranan Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono, istri Jenderal Andika Perkasa, sangat banyak membantu pekerjaan suaminya, yang juga secara otimatis mengharumkan nama TNI. Diah Erwiany banyak melakukan kegiatan kemanusiaan, membantu dan membangkitkan semangat masyarakat.
Baca Juga : Pilih Panglima TNI, PMPHI Yakin Presiden Jokowi Tak Terjebak Kepentingan Tertentu
Termasuk membantu dan membangkitkan semangat tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini, Diah Erwiany melakukan kegiatan kemanusiaan ini juga termasuk melakukan tugas negara membantu pemerintah dalam menanggulangi penanganan Covid-19. Hal ini semakin menguatkan Jenderal Andika Perkasa layak menjadi Panglima TNI.
[br] "Diah Perkasa merupakan anak pertama dari tokoh intelijen nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Drs. H. Abdullah Mahmud Hendropriyono, S.E., S.H., M.B.A., M.H. atau sering disebut A.M. Hendropriyono. Hendropriyono adalah Kepala Badan Intelijen Negara pertama, yang dijuluki the master of intelligence. Julukan ini disematkan kepada pria berusia 74 tahun karena menjadi "Profesor di bidang ilmu Filsafat Intelijen" pertama di dunia," katanya.
Menurut Gandi Parapat, Presiden Jokowi tidak terpengaruh kelompok manapun meski sudah banyak pihak yang melakukan manuver di tengah hangatnya pembahasan calon Panglima TNI mendatang. Pilihan Presiden terhadap Jenderal Andika adalah yang terbaik," tegas Gandi Parapat.
Gandi Parapat meyakini, banyak hal yang dapat dijadikan pertimbangan oleh Presiden Jokowi dalam memilih pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Keputusan Kepala Negara bukan karena kepentingan politis dari partai manapun. "Tentunya Presiden Jokowi memutuskan untuk memilih Panglima TNI yang bisa membawa kemajuan TNI. Bisa menjaga dan memperkuat pertahanan bangsa, termasuk meningkatkan harmonisasi dengan Polri maupun masyarakat," jelasnya.
Baca Juga : PMPHI Nilai Kerumunan Massa Saat Vaksinasi, Akumulasi Tingginya Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri
Gandi menilai, kinerja Marsekal Hadi Tjahjanto selama menjabat sebagai Panglima TNI sudah sangat baik. Oleh karena itu, Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto harus lebih baik, bisa membawa banyak perubahan bagi TNI untuk di masa mendatang. "PMPHI menilai Presiden Jokowi tidak mau terjebak kepentingan politis. Dalam membuat keputusan, Presiden Jokowi juga dipastikan tidak terfokus pada giliran dari setiap angkatan. Selama ini, Jokowi selalu memilih yang terbaik, bukan menggilir," ungkap Gandi Parapat.
Menurut Gandi, TNI tetap solid meski pilihan Presiden Jokowi tidak berdasarkan angkatan. Baik itu Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) maupun dari Angkatan Udara (AU). Ketiga angkatan ini tentunya memiliki pemimpin terbaik dan sangat berpengalaman. "Banyak pihak yang seakan menjadikan pergantian Panglima TNI ini seperti kontestasi. Ada terbentuk kelompok dukung mendukung. Ini semua dilakukan karena kepentingan semata. Presiden sudah menghentikan semua manuver itu setelah memilih Jenderal Andika Perkasa," pungkasnya. (BS04)
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan