Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ustad H Admiral, Ketua Tim Pembela Umat Kota Tanjung Balai menyatakan bahwa walaupun secara umum kerukunan beragama di Kota Tanjung Balai dalam keadaan kondusif, namun masih terdapat perilaku dan tindakan masyarakat dalam pergaulan sehari-hari dan di media sosial yang mencerminkan sebaliknya.
"Memang kita rasakan kerukunan beragama di Kota Tanjung Balai dalam keadaan kondusif, namun apabila kita cermati lebih dalam di lingkungan masyarakat, masih terdapat adanya perilaku ataupun tindakan yang kurang menunjukkan kerukunan beragama itu sendiri," ujar tokoh umat Islam di kota Tanjung Balai, H Admiral, Rabu (23/08/2017).
Dijelaskannya, perilaku kurang bersahabat dalam interaksi sehari-hari dan komunikasi yang tidak baik di media sosial (Facebook) berpotensi dimanfaatkan oleh pihak yang sengaja mengadu domba melalui agama untuk perpecahan di masyarakat.
"Kami menilai, diperlukan peran pemerintah bersama stake holder lainnya untuk mempersatukan Tokoh-tokoh Agama yang ada di Kota Tanjung Balai dalam rangka memelihara kerukunan umat beragama," ungkapnya.
H Admiral meyakini bahwa kerusuhan di Kota Tanjung Balai pada tanggal 29 Juli 2016 yang berujung pada pembakaran beberapa vihara tidak terjadi, apabila pemerintah menggandeng Tokoh Agama dalam mencari permasalahan yang sebelumnya.
"Yang terjadi kan sebaliknya, terkesan pemerintah melakukan pembiaran sehingga membuat masyarakat bertindak secara sepihak dan tidak terkontrol," tutur H Admiral.
Ia mengharapkan mulai saat ini dan ke depannya, Pemerintah dan Tokoh Agama dapat bersinergi melakukan pendeteksian dan menyelesaikan permasalahan agama yang terjadi di masyarakat.
"Komunikasi dan pendidikan sangat penting dalam menjaga kerukunan beragama, karena melalui komunikasi maka kita dapat mengetahui apa permasalahan dan penyelesaian yang diambil, sedangkan melalui pendidikan kita dapat memelihara budaya kerukunan beragama pada masyarakat dan mengajarkannya ke generasi muda," jelasnya.
Hal yang tidak kalah penting menurut H. Admiral adalah dengan melakukan silatuhrahmi antara pemerintah dengan masyarakat, tokoh dan Ormas agama secara keseluruhan sehingga menghasilkan kerukunan agama yang kokoh.
"Demi kondusifitas Kota Tanjung Balai, kami siap mendukung program-program pemerintah untuk mempertahankan dan meningkatkan serta memperkokoh kerukunan umat beragama," pungkasnya.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar