Jumat, 17 April 2026

WALUBI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lewat Diskusi “Merawat Kerukunan” di UINSU

Senin, 06 Oktober 2025 17:56 WIB
WALUBI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lewat Diskusi “Merawat Kerukunan” di UINSU
ist
WALUBI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lewat Diskusi “Merawat Kerukunan” di UINSU
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com-Upaya memperkuat harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Medan terus digalakkan. Bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Jalan Sutomo, digelar diskusi panel bertema "Merawat Kerukunan" yang mempertemukan berbagai majelis agama di bawah koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan seluruh majelis agama di Medan, termasuk Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Kota Medan, kalangan akademisi UINSU, serta unsur Forkopimda Kota Medan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk berbagi pandangan, membahas tantangan kerukunan antarumat beragama, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menjaga semangat toleransi yang selama ini terpelihara di Kota Medan.

WALUBI Medan Hadir Aktif dan Penuh Dukungan

Baca Juga:

Dalam kegiatan tersebut, WALUBI Kota Medan menunjukkan partisipasi dan dukungan penuh. Selain dihadiri oleh jajaran pimpinan, beberapa pengurus aktif seperti Andi, Lily Kho, Martina, Yena, dan Maria turut berkontribusi dalam sesi diskusi. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen umat Buddha dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat sinergi antaragama di Medan.

Pesan Ketua WALUBI Medan: Kerukunan Adalah Fondasi Persatuan

Baca Juga:

Ketua WALUBI Medan, Arman Chandra, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus Ketua KADIN Medan, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya forum lintas agama tersebut.

"Kegiatan seperti yang diselenggarakan di UINSU hari ini merupakan fondasi utama dalam menjaga keberagaman dan memperkuat persatuan di Medan," ujar Arman Chandra.

Ia menegaskan bahwa kerukunan tidak sekadar berarti ketiadaan konflik, melainkan keterbukaan untuk saling memahami dan bekerja sama.

"Kerukunan itu bukan hanya soal hidup berdampingan tanpa konflik, tetapi bagaimana kita saling menghargai dan bergotong royong. Melalui diskusi seperti ini, kita semakin sadar bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan sumber perpecahan," tambahnya.

Arman Chandra juga menyampaikan bahwa umat Buddha bersama majelis agama lainnya siap menjadi garda terdepan dalam menanamkan semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat.

Ia berharap hasil dari diskusi ini dapat diterjemahkan menjadi program nyata di tingkat akar rumput, agar nilai toleransi tidak berhenti pada tataran akademis, tetapi benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Medan.

Tags
beritaTerkait
Ribuan Warga Medan Larut dalam Kemeriahan Imlek, Rico Waas: Kekuatan Medan Ada pada Kemajemukan
Ketua WALUBI Medan Imbau Umat Buddha Sambut Tahun Baru 2026 dengan Kesederhanaan
WALUBI Medan Hadiri Refleksi Akhir Tahun Bersama Majelis Agama-Agama, Perkuat Dialog Lintas Iman
KADIN Medan dan WALUBI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Arman Chandra: Bentuk Kepedulian Pengusaha
Peringati hari pahlawan, WALUBI dan KADIN Medan melakukan wujud Amisa Dana ke Rumah Asuh
Vihara Cahaya Menara Abadi Rayakan Ulang Tahun Tay Seng Hudco, Walubi Medan Dorong Perpaduan Spiritualitas dan Kepedulian Sosial
komentar
beritaTerbaru
hit tracker