Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
"Program Kampoeng Jamu tadi turut kami sampaikan kepada Bapak Komandan, bahwa memang ekonomi rumah tangga menjadi permasalahan utama. Kadin Sumut hadir di mabar hilir untuk memberikan solusi terkait pengembangan minuman jamu yang digandeng dengan dunia industri. Hasilnya berkembang pesat dan bisa sustainable. Kami berharap potensi ini dapat ditularkan kepada masyarakat Sumatera Utara dan Kota Medan khususnya", tegas Martono
"Pertemuan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam meningkatkan kolaborasi ekonomi antara KADIN dan Kosek I Medan," kata WKU Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi, Yudha Johansyah. "Kami berharap bahwa kolaborasi ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, terutama sektor-sektor kreatif dan teknologi, mungkin kiranya kedepan dapat dilakukan "Drone Race" sekaligus edukasi mengenai regulasi terkait dengan penggunaan drone.
Baca Juga:
Komandan Kosek I Medan juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan KADIN untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi lokal. "Kami sangat berharap bahwa kolaborasi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Medan dan sekitarnya," ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Santri Sinaga mengungkapkan bahwa peluang kolaborasi dapat dilakukan melalui Pusat Koperasi Angkatan Udara atau yang lebih dikenal Puskopau. "Adanya koperasi di instansi Angkatan Udara, tentunya merupakan jalur potensi kerjasama terutama pemberdayaan pelatihan di kalangan Persatuan Istri Tentara (Persit). Pemberdayaan ini tentu dapat dilakukan terutama dengan banyaknya program Presiden Prabowo terkait ekonomi dan Kadin adalah mitra strategis pemerintah. Saya kira tentu sektor ini dapat turut diperhatikan", ujar Santri Sinaga.
Baca Juga:
Sebagai penutup, Ketua Umum Kadin Sumut, Dida Mutyara menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas dunia usaha dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan berusaha.
"Sumatera Utara ini merupakan Provinsi Terbesar ke-4 di Indonesia. Banyak pabrik dan sektor usaha yang ada disini. Peningkatan produktivitas tentu harus dilakukan sebagai upaya menguatkan perekonomian Sumatera Utara. Namun, hal ini tentu harus juga dengan menjaga ketertiban, keamanan serta kenyamanan berusaha. Mayoritas pengusaha menyampaikan angka kriminalitas di malam hari, cukup mengganggu bagi karyawan Perusahaan dan menebar ketakutan. Hal ini menyebabkan pekerja shift malam harus ekstra berhati-hati. Melalui pertemuan ini, kami harapkan sinergi cipta kondisi aman dapat dilakukan sehingga usaha dan bisnis terus tumbuh serta menjadi produktif", Ujar Dida Mutyara.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Komando Sektor I Medan, Marsma TNI Imam Subekti sangat mendukung Langkah memberikan keamanan bagi para karyawan dan buruh-buruh pabrik yang ada di Sumatera Utara dari berbagai kejahatan. Hal ini tentunya menjadi perhatian kita bersama dalam mewujudkan rama aman saat bekerja.
Hadir dalam pertemuan ini mendampingi Ketua Umum Kadin Sumut, Firsal Dida Mutyara, adalah WKU Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi, Yudha Johansyah, Plt. WKU Koordinator Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri, Martono Anggusti, WKU Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek dan Inovasi, Isfan F Fachruddin, WKU Bidang Organisasi Lismardi Hendra, Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan, M Santri Azhar Sinaga serta Direktur Eksekutif, Diaz Wardianto WK dan Staff sekretariat Denny Irwansyah Lase.
Tags
beritaTerkait
komentar