Kamis, 28 Mei 2026

Pemberian Makanan Tambahan, BASS dan Bantuan Program UMKM Upaya Pemko Medan Tangani Stunting

Rabu, 08 Maret 2023 12:00 WIB
Pemberian Makanan Tambahan, BASS dan Bantuan Program UMKM Upaya Pemko Medan Tangani Stunting
beritasumut.com/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Program pemberian makanan tambahan, bapak asuh anak stunting (BAAS) serta memberikan bantuan program UMKM bagi keluarga anak yang terkena stunting guna menggerakkan perekonomian keluarganya merupakan bagian dari upaya yang dilakukan Pemko Medan dalam menangani masalah kurang gizi kronis.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam Roadshow Daring Bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi terkait Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara melalui Command Center Balai Kota Medan, Selasa (07/03/2023).

"Bagi keluarga yang anaknya terkena stunting, kami bantu untuk menggerakkan ekonomi mereka lewat bantuan UMKM. Bahkan, kami (Pemko Medan) juga jadi market pertama bagi pelaku UMKM dengan memasukkan hasil produk mereka ke dalam E-Katalog Pemko Medan," kata Bobby Nasution.

Selain itu dalam menangani stunting, ungkap Bobby Nasution, Pemko Medan juga masih terkendala perbedaan prevalensi antara hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dengan kondisi rill yang ditemukan di lapangan cukup tinggi. "Tidak tersedianya data By Name By Address (BISA) hasil SSGI sehingga tidak dapat dilacak balita stunting yang dimaksudkan sesuai hasil SSGI," ungkapnya didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Sementara itu, untuk penanganan kemiskinan ekstrem, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini juga masih terkait data yang tidak tervalidasi. "Kemarin, kami sudah mengirimkan surat terkait verifikasi data-data ke Kemenko PMK. Jadi, kami mohon bantuan agar data yang dimiliki valid dan kami bisa lakukan intervensi penanganannya," harapnya.

Sedangkan Menko PMK RI Muhadjir Effendi dalam roadshow daring itu mengungkapkan, terkait kemiskinan ekstrem, Pemerintah Daerah (Pemda) bisa memaksimalkan dana desa/kelurahan. "Penggunaan APBD untuk penanganan ekstrim juga harus dioptimalkan termasuk dalam penanganan stunting," bilang Menko PMK.(BS07)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Walikota Medan Berharap KONI Medan Ciptakan Simbol dan Brand Ambassador dari Dunia Olahraga
Cegah Stunting, Pemko Binjai bersama Asuransi MAG Gelar Pemberian Makanan Tambahan
Pertamina Ikut Turun Tekan Angka Stunting
Kolaborasi PT Hutama Karya dan Pemkab Langkat: Kick-Off Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
Sekda Sibolga Resmi Membuka Diseminasi Audit Kasus Stunting  Tahun 2024
komentar
beritaTerbaru
hit tracker