Jumat, 24 April 2026

ProDem Sumut: Dukungan Dedi Mulyadi Capres 2024 Sukarela

Kamis, 10 Februari 2022 13:00 WIB
ProDem Sumut: Dukungan Dedi Mulyadi Capres 2024 Sukarela
beritasumut.com/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Keinginan pendukung Dedi Mulyadi sebagai capres 2024, yang dideklarasikan di sejumlah daerah mulai banyak mendapatkan tanggapan. Namun, Koordinator Pro Dedi Mulyadi (ProDem) Sumatera Utara (Sumut), Khilman Rajani Nasution menegaskan, bahwa bentuk dukungan tersebut adalah murni dari masyarakat tanpa adanya permintaan dari Kang Dedi Mulyadi (KDM).

"Kami mendengar adanya isu jika KDM memobilisasi massa, tapi itu sama sekali tidak benar, tidak berdasar atau menghina logika publik di era digital saat ini. Dimana setiap orang bisa mengetahui kinerja KDM dari media sosial. Maka kami berdiri sendiri karena penilaian sendiri dan analisis sendiri dalam menentukan dukungan kepada siapa pun yang layak kami anggap untuk didukung," ungkapnya, Rabu (09/02/2022).

Bahkan, ada isu berkembang akan ada gerakan meminta KDM dicopot dari anggota DPR RI. Jika gerakan permintaan pencopotan KDM memang benar-benar terjadi, maka publik juga akan menilai, orang baik di negeri ini tidak dapat tempat.

Sebab harus kita aku, bahwa KDM menentang tambang-tambang, ilegal, berjuang membantu rakyat dalam setiap permasalahan, menentang perkebunan illegal. Menurut kami kinerja KDM sebagai wakil rakyat sebuah langkah baik dan positif untuk rakyat kecil dan bangsa ini. Maka jika isu permintaan pencopotan KDM sebagai wakil rakyat benar adanya, itu sama saja memutus harapan rakyat. Yang akan berpesta adalah para pelanggar hukum (tambang ilegal, perkembunan ilegal dan penguasa lahan negara secara ilegal) yang selama ini diperjuangkan KDM untuk di benahi.

Menurut dia, sejak kemunculan tokoh-tokoh publik di berbagai media massa maupun media sosial, tentu banyak masyarakat yang menaruh perhatian kepada sosok-sosok tersebut. Salah satunya adalah nama KDM yang menjadi sorotan banyak orang.

"Termasuk bagi kami. Ketertarikan itulah yang menurut kami perlu dilanjutkan dalam ruang diskusi antar sesama warga masyarakat yang memiliki pandangan yang sama tentang sosok seorang tokoh publik. Dari beberapa kali diskusi, kami bersepakat untuk membentuk relawan sebagai dukungan kepada KDM, dengan harapan beliau bisa mendapat ruang untuk bisa maju sebagai bakal calon (balon) Presiden RI," jelas mantan aktivis Medan ini.

Dalam pendirian relawan dengan nama Pro Dedi Mulyadi (Prodem) Sumut, terangnya, dilakukan secara sukarela dan mandiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Bahkan, kata Khilman, hingga saat ini mereka belum pernah bertemu, berkomunikasi langsung ataupun dengan perantara kepada sosok KDM.

"Kemudian, dukungan yang kami berikan sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai manapun. Sebab, meskipun kami tahu beliau dari partai mana, kami tidak melihat itu sebagai penentu dalam memberikan dukungan," urainya.

[br] Dia menegaskan, bahwa keberadaan mereka sebagai relawan, bukan atas suruhan dari KDM atau orang suruhan siapapun. Mereka berdiri atas dasar keinginan sendiri, tanpa embel-embel partai, tanpa embel-embel imbalan, melainkan sukarela.

"Sebagaimana negara Demokrasi, tentu rakyat boleh saja memberikan dukungan kepada siapapun yang dianggap layak dan pantas menjadi pemimpin di negeri ini, tanpa terkecuali," Sebutnya.

Oleh karena itu, Khilman menyampaikan permintaan maaf kepada KDM jika dukungan yang diberikan sebagai capres ternyata menimbulkan polemik. Tetapi kami akan terus membangun demokrasi kita lebih sehat dan modern kedepan.

"Ini terjadi karena inisiatif kami melihat sosok KDM yang layak untuk jadi pemimpin di negeri ini, di mana beliau memiliki rasa cinta kepada sesama manusia dan ketegasannya," pungkasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Jawaban Prabowo Saat Diminta Gerindra Maju Capres Lagi di 2029
DKPP Apresiasi KPU hingga Polri Sukseskan Pemilu 2024
PT 20% Dihapus, Komisi II DPR Bahas Jumlah Kandidat Pilpres Usai Reses
MK Putuskan Semua Parpol Peserta Pemilu Bisa Usung Capres, Presiden Treshold Dihapus
MK Juga Tolak Gugatan Hasil Pilpres 2024 dari Ganjar-Mahfud!
MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024 dari Anies-Cak Imin!
komentar
beritaTerbaru
hit tracker