Agustinus Sirait: Perlindungan Dua Anak di Sergai Harus Melibatkan Dinas P2KBP3A dan Pokja BSAN
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa
Beritasumut.com-Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Sumut menggelar acara "Silaturrahim Tokoh Muslimah Sumatera Utara", Sabtu (23/03/2019), di Gedung Madinatul Munawarah Asrama Haji Medan.
Acara yang dihadiri sekitar 200 peserta tersebut dibuka oleh Ketua DPP PKS Wilda Sumbagut Ir H Tifatul Sembiring yang juga anggota DPR RI. Pada acara tersebut dihadirkan Ketua Devisi Kajian BPKK DPP PKS Sri Rahayu Purwitaningsih yang membawakan materi tentang ketahanan keluarga di tengah kian massifnya arus informasi era millenial saat ini.
Selain dampak positif, kata Sri Rahayu Purwitaningsih, perkembangan informasi dan teknologi saat ini juga menjadi ancaman serius bagi setiap keluarga. Menurutnya, bila tidak diantisipasi, maka apa yang terjadi di dunia barat saat ini juga akan terjadi di Indonesia. Di barat, katanya, institusi keluarga telah menjadi asing dan usang.
"Ketika seks bebas dan LGBT merebak karena tidak adanya sanksi agama dan sosial, serta institusi keluarga ditinggalkan, jadilah pertumbuhan penduduk minus," papar Sri Rahayu Purwitaningsih.
Lebih jauh disebutkannya, bahwa salah satu misi utama PKS adalah menjadikan keluarga Indonesia sebagai basis pertumbuhan SDM dan juga perbaikan bangsa ke depan. "Kita memperjuangkan agar negara melindungi keluarga dari berbagai hal yang akan merusak atau berpotensi destruktif terhadap ketahanan keluarga," ujarnya.
Sementara itu Ketua BPKK DPW PKS Sumatera Utara Fitri Gustiana menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang isinya masih banyak kontradiktif, karena banyak hal-hal yang betentangan dengan agama, adat-istiadat dan budaya sehingga perlu ada revisi agar nanti hasilnya menjadi lebih baik.
“Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual perlu direvisi karena didalamnya masih banyak hal-hal yang betentangan dengan agama, adat-istiadat dan budaya. Jika tidak direvisi, maka kami bersepakat untuk menolak rancangan tersebut,” tegas beliau.
Sebagaimana diketahui, menurut Aliansi Indonesia Cinta Keluarga (AILA), jika RUU ini diketok rentan menjadi pintu bagi legalisasi perzinahan, aborsi dan LGBT sebab landasan filosofisnya yang mutlak dari feminisme Barat dan menihilkan agama.(BS03)
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menyampaikan keprihatinan atas dugaan
Peristiwa
beritasumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Batalyon Parako 463 Pasgat menorehkan catatan membanggakan dalam perjalanan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Bertemp
Politik & Pemerintahan
Presiden Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI untuk memperkuat postur pertahanan dan kesiapan operasional menghadapi dinamika keamanan.
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanju
Olahraga
beritasumut.com Seorang residivis kembali masuk penjara usai ditangkap personel Polsek Binjai Kota. Pelaku yakni MC alias IRUM. Pria 40 tah
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan peredaran 244 kilogram (kg) sabu dalam kurun
Peristiwa
beritasumut.com Tim Polsek Medan Kota menangkap pelaku spesialis bongkar rumah di Jalan Makmur, Gang Ganefo, Kelurahan Pasar Merah Timur, K
Peristiwa
beritasumut.com DSP Law Firm, kuasa hukum anggota DPRD Deli Serdang, Dr Misnan Aljawi SH MH, memberi peringatan terbuka terhadap sejumlah m
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi besar saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Pelatih Ayam K
Olahraga