Kamis, 21 Mei 2026

Irma Suryani Sebut Dewas BPJS-K Bergaji Besar Kerjanya Loyo

Kamis, 30 November 2017 20:30 WIB
Irma Suryani Sebut Dewas BPJS-K Bergaji Besar Kerjanya Loyo
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com–Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyebut Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan kerjanya loyo dalam mengawasi mitra kerjanya, padahal gajinya besar. Selain itu ego sektoral Dewas juga dinilai tinggi sehingga membuat regulasi yang dikeluarkan oleh dewas dan dirut, berbenturan.
 
“Dewas juga nih, gajinya besar tapi kerjaannya loyo,” ujar legislator NasDem ini saat rapat dengar pendapat dengan Dirut dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakejraan, di ruang Komisi IX, Nusantara I, Senayan, Rabu, (29/11/2017).
 
Irma menuturkan, dirinya tidak bermaksud mencari-cari kesalahan BPJS-KT. Tapi bila ada yang perlu diperbaiki itu berarti harus diperbaiki. Oleh sebab itu Irma menegaskan, seharusnya Dewas mengembangkan kinerjanya untuk memberikan informasi yang tegas kepada Komisi IX DPR. “Tadi disampaikan ada 1,8% dari dana kelola menjadi biaya untuk direksi BPJS-TK, saya minta tolong Dewas ini beri info ke kami yang tegas,” ungkapnya.
 
“Kemudian seluruh perusahaan kan wajib mendaftarkan ke BPJS Tenaga Kerja. Nah, kalau mereka tuh gak daftar, seharusnya bapak ini melaporkan ke Menaker agar diberikan punishment,” pungkasnya. (Rel)

Tags
beritaTerkait
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian & Beasiswa kepada 16 Ahli Waris P3K Paruh Waktu
BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat HP, Lengkap dengan Syaratnya
 Pemko Medan Beri Penghargaan Kepada Perusahaan Yang Dukung Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Rapat Kerja Operasional Antara BPJS Ketenagakerjaan Kota Binjai dengan Pemerintah Kota Binjai
Walikota Medan Berikan Bantuan Sosial DJPM kepada 13.959 Pelayan Masyarakat dan Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker